Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanSosial

Diduga Terjadi Kekerasan Seksual di Kampus Banten, Polisi Amankan Bukti Rekaman Video di Kamar Mandi

104
×

Diduga Terjadi Kekerasan Seksual di Kampus Banten, Polisi Amankan Bukti Rekaman Video di Kamar Mandi

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Kepolisian Daerah Banten melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tengah menangani laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di salah satu kampus ternama di Provinsi Banten.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu, 1 April 2026, dengan terlapor berinisial MZ.

Banner

“Laporan kami terima pada Jumat, 2 April 2026. Dugaan tindak pidana tersebut disangkakan melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ujar Maruli saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026).

Saat ini, penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pelapor berinisial LK guna mendalami kronologi kejadian.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

• 1 lembar kwitansi visum

• 1 unit handphone Samsung milik terlapor

• 1 buah flashdisk berisi rekaman video korban di kamar mandi

• 1 helai kerudung

• 1 helai baju

• 1 helai celana

Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan fasilitas umum dan area kampus. Masyarakat juga diminta segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindak pidana melalui Call Center 110.

Baca juga:  PMI Cilegon Turun Tangan, Buka Layanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!