Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten TangerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banjir Terus Menghantui Warga, Andra Soni dan Menteri PU Bongkar Masalah Kali Angke

21
×

Banjir Terus Menghantui Warga, Andra Soni dan Menteri PU Bongkar Masalah Kali Angke

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo turun langsung menyusuri Kali Angke untuk mengidentifikasi penyebab banjir yang kerap merendam permukiman warga di wilayah Tangerang dan sekitarnya, Jumat (30/10/2026).

Menggunakan perahu karet, keduanya menyusuri aliran sungai sepanjang 3,5 kilometer, mulai dari Perumahan Ciledug Indah 2, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, hingga Bendung Polor di Kembangan, Jakarta Barat.

Banner

Hasil peninjauan mengungkap dua persoalan utama yang dinilai menjadi pemicu banjir, yakni pendangkalan dan penyempitan badan sungai. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas aliran air berkurang sehingga berpotensi meluap ketika intensitas hujan meningkat.

“Pendangkalan harus kita tangani melalui normalisasi atau pendalaman sungai. Penyempitannya juga harus dibereskan agar kapasitas sungai bisa kembali seperti semula,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, persoalan banjir Kali Angke tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah karena aliran sungai melintasi sejumlah wilayah administratif.

Menurut Andra, penanganan di bagian hulu telah menunjukkan perkembangan. Namun, sejumlah titik tanggul dan turap belum dapat diselesaikan akibat kendala pembebasan lahan.

Baca juga:  Drainase Tersumbat dan Sampah Jadi Biang Banjir, 74 Rumah di Rawa Arum Cilegon Terendam

“Penanganan ini harus dilakukan bersama. Ada pekerjaan yang menjadi kewenangan Kementerian PU, ada pula yang bisa dilakukan pemerintah kota dan provinsi. Prinsipnya, kita urai persoalannya satu per satu agar dampak banjir dan kerugian masyarakat bisa berkurang,” tegasnya.

Andra menjelaskan, Pemerintah Kota Tangerang telah menyelesaikan pembebasan lahan sepanjang 600 meter untuk mendukung pekerjaan fisik oleh Kementerian PU. Sementara itu, Pemprov Banten telah mengerahkan alat berat untuk membantu normalisasi sungai.

Selain pendangkalan dan penyempitan, Bendung Polor turut menjadi perhatian. Bangunan peninggalan kolonial Belanda yang dahulu digunakan untuk irigasi persawahan itu kini dinilai perlu dievaluasi karena kondisi kawasan sekitarnya telah berubah menjadi permukiman padat penduduk.

Kementerian PU juga menyoroti struktur di bawah bendung yang diduga menghambat kelancaran aliran air. Rencana pembongkarannya masih memerlukan koordinasi lintas pemerintah daerah, termasuk penyiapan akses sementara bagi masyarakat.

Di sisi lain, warga berharap langkah pemerintah tidak berhenti pada peninjauan lapangan.

Riani (55), warga Kembangan Selatan, Jakarta Barat, mengaku banjir kerap merendam tempat tinggal sekaligus warung kopinya hingga mencapai kedalaman dua meter.

Baca juga:  Tinawati Andra Soni Dorong Sekolah Sehat Jadi Kawah Candradimuka Generasi Banten

“Kalau musim hujan, hampir setiap bulan pasti banjir. Orang susah lewat, kendaraan juga sulit masuk. Kalau sudah banjir, saya otomatis tidak bisa berjualan,” keluhnya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga menemukan sejumlah sampah rumah tangga berukuran besar, seperti kasur dan lemari bekas, yang menghambat aliran sungai.

Andra pun mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Jangan sampai sungai yang seharusnya menjadi sahabat kita, justru berubah menjadi sumber bencana hanya karena tidak dirawat dan dijaga bersama,” pungkasnya.

Penanganan Kali Angke kini menjadi perhatian bersama pemerintah pusat dan daerah, dengan harapan normalisasi serta pembenahan infrastruktur sungai dapat mengurangi ancaman banjir berulang yang selama ini merugikan masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!