Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialTeknologi

APINDO Cilegon Dorong Pemuda Tak Jadi Generasi Gadget: Afiliator Dibidik Jadi Jalan Baru Cari Penghasilan

47
×

APINDO Cilegon Dorong Pemuda Tak Jadi Generasi Gadget: Afiliator Dibidik Jadi Jalan Baru Cari Penghasilan

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Cilegon mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ketua APINDO Kota Cilegon, Najib Hanafi, mengatakan perkembangan teknologi digital harus diikuti dengan peningkatan keterampilan masyarakat. Menurutnya, keterbatasan lapangan kerja formal membuat masyarakat perlu melihat peluang baru melalui sektor nonformal, termasuk digital marketing dan affiliate marketing.

Banner

Hal itu disampaikan Najib dalam kegiatan pelatihan digital marketing afiliator yang digelar melalui kolaborasi Dewan Pendidikan Kota Cilegon dan APINDO Kota Cilegon.

“Sekarang dunia ke depan sudah dunia digital. Kita tidak boleh ketinggalan teknologi. Masyarakat Cilegon harus berdaya, harus memiliki skill, harus memiliki kemampuan untuk menyejahterakan dirinya dan keluarganya,” kata Najib.

Ia menilai persoalan pengangguran tidak cukup hanya diselesaikan pemerintah. Dunia usaha, keluarga, lingkungan dan seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Najib juga mengapresiasi Pemerintah Kota Cilegon yang kembali menghidupkan Dewan Pendidikan Kota Cilegon. Menurutnya, keberadaan lembaga tersebut menjadi salah satu bukti keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas SDM.

Baca juga:  JLS Cilegon Dibongkar Total! Jalan Rusak 2,16 Km Dibangun Baru, Target Rampung Sebelum Lebaran

“Karena membangun manusia unggul, membangun SDM, tentunya bukan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Menurut Najib, kondisi ekonomi global dan berbagai persoalan ekonomi nasional turut berdampak terhadap terbatasnya kesempatan kerja formal. Karena itu, masyarakat perlu mulai melihat sektor nonformal sebagai alternatif untuk memperoleh penghasilan.

“Kesempatan kerja itu secara formal menurun. Salah satu solusi di masyarakat adalah nonformal. Sekarang justru sektor nonformal bisa semakin tinggi,” katanya.

Dalam program afiliator tersebut, APINDO Provinsi Banten menggandeng PT Paragon. Sebanyak 224 peserta disebut telah tercatat mengikuti program yang nantinya akan diseleksi berdasarkan kemauan, semangat dan kemampuan peserta.

Peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan lanjutan bersama pelaku bisnis afiliator dari PT Paragon. Bahkan, menurut Najib, terdapat peluang peserta untuk direkrut oleh perusahaan tersebut.

“Ini jangan dianggap sekadar duduk-duduk dan ikut training. Kalau memang punya motivasi, harus mendapatkan kesempatan. Orang-orang Cilegon harus berdaya,” tegasnya.

Selain program afiliator, Najib menyebut APINDO Provinsi Banten juga tengah mendorong penguatan pendidikan vokasi untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja.

Baca juga:  Di Tengah Penantian Kabar 5 Jurnalis, Bupati Serang Beri Penguatan kepada Keluarga Korban

Ia menilai selama ini masih terdapat kesenjangan antara lulusan sekolah kejuruan dengan kebutuhan dunia industri. Karena itu, APINDO Banten menginisiasi sekolah vokasi di kawasan Modern Cikande yang ditargetkan mulai menerima siswa pada 2027.

“Ketika lulus SMK, perusahaan bilang tidak sesuai kompetensinya, tidak punya keterampilan. Di sisi lain pekerja merasa sudah sekolah dan sudah training. Ini yang harus kita jembatani,” ujarnya.

Najib juga berpesan kepada para peserta agar tidak menjadi generasi yang hanya bergantung pada gadget tanpa mampu mengubah teknologi menjadi sumber produktivitas.

“Jangan sampai jadi generasi gadget yang mengeluh. Kota Cilegon semboyannya Jawara. Yang namanya Jawara itu terdepan, kemenangan, dan mampu memberikan manfaat,” katanya.

Ia mengajak generasi muda Cilegon menanamkan keyakinan bahwa perubahan kehidupan harus dimulai dari diri sendiri.

“Tanamkan di diri bahwa saya bisa, saya mampu. Siapa lagi yang membangun hidup kita, kalau bukan diri kita sendiri? Siapa lagi yang membuat orang tua kita lebih sejahtera kalau bukan kita?” pungkas Najib.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!