Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pascasarjana UIN SMH Banten Buka Pendaftaran S2 dan S3, Direktur: Kuliah Berkualitas dengan Biaya Terjangkau

96
×

Pascasarjana UIN SMH Banten Buka Pendaftaran S2 dan S3, Direktur: Kuliah Berkualitas dengan Biaya Terjangkau

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus membuka peluang bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Tahun 2026, kampus tersebut optimistis jumlah mahasiswa baru akan meningkat seiring tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah program studi unggulan.

Direktur Pascasarjana UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Wasehudin, M.Si mengatakan, program studi yang paling banyak diminati pada jenjang magister saat ini di antaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Bahasa Inggris, serta Ekonomi Syariah.

Banner

“Pada gelombang pertama penerimaan mahasiswa baru tahun ini, jumlah pendaftar yang telah bergabung mencapai sekitar 64 hingga 68 mahasiswa. Ini menjadi capaian yang cukup baik dan kami optimistis jumlahnya akan terus bertambah,” ujar Wasehudin saat diwawancarai di ruang kerjanya, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, Pascasarjana UIN SMH Banten kini semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas akademik setelah terbitnya izin pembukaan Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah. Kehadiran program baru tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Pascasarjana UIN SMH Banten sebagai salah satu pilihan utama pendidikan tinggi di Provinsi Banten.

Baca juga:  BPN Banten Gaspol Percepat Sertipikasi Aset Daerah, Harison Pamitan ke Gubernur Andra Soni dengan Komitmen Transparansi Total

Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan adanya penambahan jumlah mahasiswa baru, terutama pada program studi yang memiliki tingkat peminat tinggi.

“Saya berharap program-program studi yang banyak diminati bisa membuka dua kelas atau bahkan lebih. Kalau jumlah mahasiswa terus bertambah tentu akan menjadi perkembangan yang sangat baik bagi Pascasarjana,” katanya.

Dalam proses pembelajaran, Pascasarjana UIN SMH Banten menerapkan sistem yang lebih dominan dilakukan secara tatap muka. Namun demikian, metode pembelajaran daring tetap diterapkan pada kondisi tertentu sesuai kebutuhan akademik dan ketersediaan dosen.

Terkait dukungan pembiayaan pendidikan, Wasehudin menjelaskan bahwa pihak kampus memang tidak menyediakan beasiswa secara langsung. Namun, Pascasarjana berupaya memfasilitasi mahasiswa untuk mengakses berbagai program beasiswa yang tersedia dari pemerintah maupun lembaga lainnya.

Ia mencontohkan program Beasiswa Bangkit dari Kementerian Agama, bantuan pendidikan dari pemerintah daerah seperti Kota Cilegon, hingga bantuan penulisan tesis dan disertasi yang pernah disediakan pemerintah provinsi maupun kementerian.

“Kami membuka jalan dan memberikan informasi kepada mahasiswa agar dapat mengakses berbagai program beasiswa yang tersedia. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan jika mahasiswa aktif mencari dan memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Baca juga:  Gasak Alfamart, 3 Pelaku Asal Lampung Dibekuk Polisi di Cilegon

Wasehudin juga mengajak masyarakat Banten untuk melanjutkan pendidikan di daerah sendiri. Menurutnya, kualitas pendidikan Pascasarjana UIN SMH Banten tidak kalah dengan perguruan tinggi negeri lainnya di Indonesia.

“Daripada kuliah jauh-jauh ke luar daerah, lebih baik kuliah di Banten. Kualitasnya tidak kalah, fasilitasnya terus berkembang, dan biaya kuliahnya juga relatif lebih terjangkau dibandingkan banyak perguruan tinggi negeri lainnya,” tegasnya.

Untuk biaya pendidikan, program magister (S2) di Pascasarjana UIN SMH Banten dikenakan biaya sekitar Rp5,5 juta per semester. Sementara untuk program doktor (S3), biaya pendidikan sekitar Rp9,5 juta per semester.

Dengan biaya yang kompetitif dan bertambahnya pilihan program studi, Pascasarjana UIN SMH Banten berharap dapat menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan Provinsi Banten.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!