Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pemprov Banten Pastikan Jalan Provinsi Mulus Jelang Mudik Lebaran 2026

104
×

Pemprov Banten Pastikan Jalan Provinsi Mulus Jelang Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini difokuskan untuk menjamin kelancaran lalu lintas, terutama pada akses strategis menuju destinasi pariwisata unggulan di Banten.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyatakan pihaknya menyiapkan enam ruas jalan provinsi sebagai jalur alternatif, selain mengandalkan jalan tol dan arteri yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Enam ruas tersebut diproyeksikan menopang mobilisasi pemudik dan wisatawan menuju Anyer, Carita, Tanjung Lesung, hingga Sawarna.

Banner

“Sebanyak enam ruas jalan provinsi menjadi prioritas penanganan. Sesuai arahan Bapak Gubernur, pada H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani agar perjalanan masyarakat aman dan nyaman,” ujar Arlan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

Adapun enam ruas yang menjadi fokus perbaikan dan pemeliharaan meliputi Ruas Taktakan–Gunung Sari, Palima–Cinangka, Mengger–Saringin, Saketi–Malingping, Citeras–Tigaraksa, serta Ciruas–Petir–Warung Gunung.

Arlan menegaskan, meski arus mudik dan balik utama bertumpu pada jalan tol dan arteri Jakarta–Merak, jalan provinsi memiliki peran vital sebagai penyangga dan jalur alternatif saat terjadi kepadatan. “Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan,” katanya.

Baca juga:  RUPSLB Krakatau Steel Didesak Wujudkan Janji Lama: Putra Daerah Cilegon Harus Masuk Direksi dan Komisaris

Untuk menjaga kelancaran selama puncak mudik, Dinas PUPR Provinsi Banten juga menunda sementara proyek konstruksi besar yang berpotensi memicu sistem buka-tutup jalan. “Kami mengoptimalkan pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek dilakukan supaya tidak menimbulkan hambatan baru selama masa mudik,” pungkas Arlan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!