Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOlahragaOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Apresiasi Pengurus Percasi se-Banten, Sebut Catur Latih Strategi dan Kesabaran

68
×

Wagub Banten Apresiasi Pengurus Percasi se-Banten, Sebut Catur Latih Strategi dan Kesabaran

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi kepada para pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kabupaten dan kota se-Provinsi Banten atas dedikasi mereka dalam membina serta mengembangkan olahraga catur di daerah.

Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan penghargaan kepada para pengurus Percasi dalam kegiatan silaturahmi dan sharing session bersama para atlet catur se-Banten yang digelar di Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Minggu (8/3/2026).

Banner

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita, para atlet catur, serta jajaran pengurus Percasi Provinsi Banten. Selain diskusi dan sharing session, acara juga diisi pertandingan persahabatan antar daerah sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Dalam kesempatan itu, Dimyati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Percasi yang selama ini konsisten membina para atlet catur, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus Percasi yang terus berjuang membina dan mengembangkan olahraga catur di daerah. Dedikasi dan pengabdian ini tentu sangat berarti bagi kemajuan olahraga catur di Banten,” ujar Dimyati.

Baca juga:  Polres Cilegon Dalami Dugaan Pencemaran Solar di Lebak Gede: Ancaman Cabut Izin hingga Pidana Mengintai

Menurutnya, catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang mampu melatih kemampuan berpikir, menyusun strategi, serta membentuk kesabaran.

“Dalam bermain catur kita tidak boleh terburu-buru. Setiap langkah harus dipikirkan dengan matang. Catur mengajarkan kita untuk bersabar dan mengendalikan diri,” katanya.

Dimyati juga menilai filosofi permainan catur memiliki kesamaan dengan makna ibadah puasa di bulan Ramadan. Menurutnya, baik dalam catur maupun puasa, seseorang dituntut mampu mengendalikan diri serta berpikir dengan bijak.

“Dalam puasa kita belajar menahan hawa nafsu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dalam catur juga demikian, pemain harus mampu mengendalikan diri dan menyusun strategi dengan baik,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dimyati bersama Ketua Percasi Banten, Amin Lukman, secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada para pengurus Percasi kabupaten dan kota se-Banten sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina olahraga catur.

Sementara itu, Amin Lukman mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus sharing session antara pengurus dan para atlet catur di Banten. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan positif sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Baca juga:  Kapolres Cilegon: Laka Kerja di Dermaga Pelindo Harus Jadi Evaluasi Total K3

“Kegiatan ini kita kemas dalam bentuk sharing session. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, para pengurus dan atlet bermain catur atau ngeround,” ujar Amin.

Ia menjelaskan, pertandingan yang digelar bersifat persahabatan antar daerah sehingga suasana berlangsung santai namun tetap kompetitif. Menurutnya, kegiatan seperti itu diharapkan dapat terus digelar untuk mempererat hubungan antarpengurus Percasi sekaligus memotivasi para atlet.

“Melalui kegiatan seperti ini kita berharap kebersamaan tetap terjaga dan pembinaan atlet catur di Banten bisa terus berkembang,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!