Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKabupaten TangerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Hati dan Perbanyak Amal

30
×

Wagub Banten Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Hati dan Perbanyak Amal

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan hati dengan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia edisi “Doa untuk Bangsa” di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2026) malam.

Kegiatan keagamaan tersebut diisi tausiah oleh Ustaz Derry Sulaiman, Habib Abdullah bin Ja’far Assegaf, dan Abi Amir Faishol Fath.

Banner

Dimyati mengatakan, cahaya hati tidak hanya tercermin melalui sikap dan perkataan seseorang, tetapi berawal dari kedekatan kepada Allah SWT. Menurutnya, hati yang bersih dapat membantu seseorang menjaga ketenangan dalam menjalani kehidupan.

“Cahaya hati bukan hanya dari sikap dan kata-kata, melainkan bagaimana kita dekat dengan Allah. Dengan hati yang bersih, kita dapat menjaga ketenangan,” ujar Dimyati.

Ia menjelaskan, hati yang bersih juga dapat menjadi benteng dari berbagai sifat negatif, seperti mudah mengeluh, marah, hingga gemar membandingkan diri dengan orang lain.

“Untuk menghindari hal-hal tersebut, kita harus memiliki hati yang baik dan bersih. Oleh karena itu, kita membutuhkan cahaya hati,” katanya.

Baca juga:  TMMD Kodim 0623/Cilegon Garap 2 Hektare Jagung, Dandim: Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Dinamika Global

Dalam kesempatan itu, Dimyati juga mengingatkan jemaah bahwa kehidupan dunia pada hakikatnya bersifat sementara dan menjadi bagian dari ujian kehidupan. Jabatan, harta, maupun takhta, kata dia, merupakan titipan yang pada akhirnya akan ditinggalkan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya mempersiapkan bekal berupa amal saleh, ilmu yang bermanfaat, serta kebaikan yang diberikan kepada sesama.

“Jabatan, harta, dan takhta itu semua hanya titipan dan tidak kekal. Yang kekal bagi kita adalah amal saleh, ilmu yang bermanfaat, dan kebaikan yang kita lakukan,” tuturnya.

Dimyati menilai kegiatan keagamaan seperti Cahaya Hati Cahaya Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman spiritual sekaligus membangun karakter generasi muda.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda Banten yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nilai keagamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kita sebagai pemimpin Banten dan pemimpin bangsa harus bisa menjadikan anak-anak kita generasi yang hebat, saleh dan salihah, cerdas, serta bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!