Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota TangerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Tinawati Andra Soni Salurkan Bantuan Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah

40
×

Tinawati Andra Soni Salurkan Bantuan Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Selasa (7/7/2026). Dalam kunjungannya, Tinawati mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sejak dari rumah.

“Memilah sampah organik dan nonorganik, serta mendaur ulang sampah,” ujar Tinawati.

Banner

Bantuan yang disalurkan ditujukan kepada warga yang terdampak langsung maupun petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi hingga tiga hari, permainan dan makanan ringan untuk anak-anak, alat tulis, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Selain menyerahkan bantuan, Tinawati juga meninjau lokasi pengungsian dan memberikan dukungan psikososial (trauma healing) kepada anak-anak dan masyarakat. Ia meminta warga tetap tabah menghadapi musibah dan berharap penanganan kebakaran segera tuntas.

“Semoga musibah kebakaran tersebut segera tertangani,” katanya.

Menurut Tinawati, kehadiran TP PKK Provinsi Banten merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak. Ia menilai kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Baca juga:  Skandal Titipan Siswa, IMC: Sekolah Negeri Bukan Milik Dinas Keluarga Pejabat

Karena itu, Tinawati mengimbau warga yang tinggal di sekitar TPA untuk sementara mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker dengan benar, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya.

“Segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya,” ujarnya.

Tinawati menegaskan TP PKK Provinsi Banten berkomitmen mendukung upaya penanganan persoalan sampah dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan.

“Kami berharap persoalan ini dapat segera ditangani sepenuhnya oleh pemerintah sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal, aman, nyaman, dan sehat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan keluarga.

“Yang terpenting adalah tidak membuang sampah sembarangan. Dimulai dari diri sendiri, dimulai dari keluarga, dan dimulai dari rumah tangga masing-masing,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Irmawati Maesyal Rasyid, turut memberikan trauma healing kepada para pengungsi. Ia mengimbau warga agar tetap berada di lokasi pengungsian hingga kondisi benar-benar aman.

Baca juga:  PT KTI dan Warga Kubang Sepat Angkut Sampah di Waduk Nadra: Udara Bersih, Hidup Sehat

“Jangan pulang dulu ke rumah sebelum situasi kondusif,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Tangerang per 7 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah pengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, mencapai 198 orang. Mereka terdiri dari 120 orang dewasa, 52 anak-anak, 20 balita, 5 lansia, dan 1 penyandang disabilitas.

Salah seorang pengungsi, Suharti (61), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan,” ujarnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!