SERANG, RUBRIKBANTEN – Sejumlah siswa dan orang tua murid kelas X SMEA 17 mengeluhkan pelaksanaan Program Bela Negara yang diwajibkan oleh pihak sekolah. Keluhan muncul setelah beredarnya surat pemberitahuan yang menyatakan seluruh siswa kelas X wajib mengikuti kegiatan tersebut dengan biaya sebesar Rp275.000 per peserta.
Berdasarkan surat yang ditujukan kepada orang tua dan wali murid, kegiatan Bela Negara akan dilaksanakan pada 17 hingga 20 Juni 2026. Pihak sekolah menegaskan bahwa program tersebut tetap dilaksanakan sesuai keputusan rapat sekolah dan sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa biaya Rp275.000 digunakan untuk kebutuhan operasional kegiatan, seperti konsumsi, narasumber, dan sertifikat. Pembayaran diminta dilakukan secara tunai kepada panitia yang telah ditunjuk di Kampus 2.
Namun, sejumlah orang tua mempertanyakan kewajiban mengikuti kegiatan tersebut, terutama terkait besaran biaya yang harus dibayarkan. Mereka berharap sekolah dapat memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dasar penetapan biaya dan mekanisme pelaksanaannya.
Sementara itu, pihak sekolah menyatakan Program Bela Negara merupakan bagian dari pengembangan karakter siswa yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta keterampilan hidup. Sekolah juga menegaskan bahwa keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut bersifat wajib karena telah menjadi bagian dari program pendidikan yang telah disepakati dalam rapat sekolah.
Pihak sekolah meminta dukungan dan kerja sama orang tua agar siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan demi tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak sekolah terkait keberatan yang disampaikan sebagian orang tua murid.















