CILEGON, RUBRIKBANTEN – Kota Cilegon siap mencetak sejarah baru dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026. Tak sekadar mengandalkan stadion dan gedung olahraga, ajang olahraga pelajar tingkat provinsi ini tampil berbeda dengan memanfaatkan pusat perbelanjaan hingga ruang publik sebagai venue pertandingan.
POPDA XII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8–17 Juni 2026, mempertandingkan 26 cabang olahraga (cabor) dengan total 310 nomor pertandingan. Konsep pemanfaatan ruang kota ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur Cilegon sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar.
Sejumlah venue utama telah disiapkan. Stadion Geger Cilegon akan menjadi pusat pertandingan cabang atletik, sepak bola, dan menembak. Stadion ini juga menjadi simbol kesiapan fasilitas olahraga daerah dalam mendukung pembinaan atlet pelajar.
Tak hanya itu, pusat perbelanjaan ikut dilibatkan sebagai arena pertandingan. Cilegon Center Mall (CCM) ditetapkan sebagai venue cabang gulat, judo, dan tinju. City Mall Cilegon akan digunakan untuk tenis meja, sementara Mall Ramayana Cilegon menjadi lokasi pertandingan wushu.
Berbagai gedung olahraga dan ruang publik juga dipastikan siap digunakan, di antaranya GOR L3 untuk bola basket, GOR SMP Mutiara Bunda untuk bola voli indoor, Lapangan Disporapar Kota Cilegon untuk voli pasir, serta GOR ASA Sport Center untuk cabang bulutangkis dan taekwondo.
Keunikan venue semakin terlihat dengan pemanfaatan Situ Rawa Arum sebagai lokasi pertandingan dayung, Aula Kantor DPRD Kota Cilegon untuk cabang catur, serta Gedung Islamic Center untuk pencak silat. Sementara itu, cabang panjat tebing akan digelar di PPLP Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengatakan seluruh venue dipilih berdasarkan kesesuaian teknis masing-masing cabang olahraga serta hasil koordinasi lintas sektor.
“Kami memastikan setiap venue memenuhi standar pertandingan dan memberikan kenyamanan bagi atlet. Bahkan Pak Wali Kota sudah turun langsung untuk mengecek kesiapan sejumlah lokasi,” ujar Sakri.
Menurutnya, pengecekan kesiapan venue terus dilakukan secara bertahap, mulai dari sarana pertandingan hingga faktor pendukung seperti keamanan dan aksesibilitas. Ia optimistis pelaksanaan POPDA XII Banten 2026 akan berjalan lancar dan sukses.
“Kami optimistis POPDA nanti tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan atmosfer olahraga yang lebih inklusif dan dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.















