Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialUMKM

PKK Banten Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

71
×

PKK Banten Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk berperan aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Ajakan tersebut disampaikan Tinawati saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, di Kota Serang, Kamis (9/4/2026).

Banner

Menurut Tinawati, keberadaan data yang akurat menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di Provinsi Banten.

“Memang kita membutuhkan database untuk mengambil kebijakan dan langkah dalam upaya pembangunan di Provinsi Banten,” ujarnya.

Ia menekankan, pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari peran rumah tangga, termasuk kontribusi perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam sensus menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Ini menjadi tolok ukur bagaimana pemberdayaan perempuan dari sisi ekonomi keluarga dapat diukur tingkat keberhasilannya,” katanya.

Tinawati juga meluruskan kekhawatiran masyarakat terkait sensus ekonomi. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan pajak maupun pendapatan pribadi.

Baca juga:  Sekda Serang Ajak Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi Lewat Kolaborasi Daerah

“Sensus ekonomi bukan soal penghasilan atau pajak. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Sebagai Ketua TP PKK, ia menginstruksikan seluruh kader PKK di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk aktif berkolaborasi dengan BPS, sekaligus mengedukasi masyarakat agar bersedia memberikan data yang akurat.

“Mari kita bersama-sama memberikan informasi yang benar agar pemerintah dapat melihat perkembangan ekonomi Banten secara utuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPS Banten, Yusniar Juliana, menegaskan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menggambarkan kondisi riil masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga aspek lainnya.

“Sensus ekonomi ini dapat memberikan gambaran menyeluruh, termasuk pendidikan dan kualitas penduduk di Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan data sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Tanpa dukungan tersebut, hasil sensus tidak akan optimal.

“Sensus ini sangat powerful, tapi keberhasilannya ditentukan oleh keterlibatan masyarakat,” katanya.

Yusniar juga menjelaskan alasan pihaknya menggandeng PKK dalam pelaksanaan sensus. Menurutnya, jaringan PKK yang menjangkau hingga tingkat rumah tangga menjadi kekuatan besar dalam mendorong partisipasi publik.

Baca juga:  Jelang Idul Fitri, Gubernur Andra Soni  Perintahkan Kepala Daerah se Banten Perketat Pengendalian Inflasi

“Kami yakin ibu-ibu PKK memiliki pengaruh besar di masyarakat untuk mengajak berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026,” jelasnya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga Agustus 2026. BPS mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban secara jujur demi menghasilkan data yang akurat.

“Kami berharap masyarakat dapat menyambut petugas dengan baik dan memberikan informasi yang sebenar-benarnya,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!