RUBRIKBANTEN – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menggandeng Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam penyelenggaraan program Upskilling Leadership Development yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, itu diikuti oleh para pejabat pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pejabat eselon II dan III.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor hulu migas dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tabalong H.M. Noor Rifani, General Manager Zona 9 PT Pertamina Hulu Indonesia Dadang Soewargono, serta Field Manager PEP Tanjung Charlie P. Nainggolan.
Bupati Tabalong H.M. Noor Rifani menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan PHI. Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, baik dari sisi ekonomi, pengembangan desa, maupun peningkatan kualitas SDM.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui berbagai program strategis di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan perusahaan akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Field Manager PEP Tanjung Charlie P. Nainggolan mengungkapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tabalong terhadap keberlangsungan operasional industri hulu migas di wilayah tersebut.
Ia berharap pelatihan yang diberikan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi peningkatan kualitas pelayanan publik maupun dalam mendukung kelancaran operasional sektor energi nasional.
Dalam sesi utama, peserta mendapatkan materi bertajuk “Membangun Sikap dan Perilaku Kepemimpinan Transformasional” yang disampaikan oleh Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan.
Selama sekitar dua setengah jam, peserta diajak memahami pentingnya peran pemimpin dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat, sekaligus membangun budaya kerja yang mampu menginspirasi, memotivasi, dan mengembangkan potensi organisasi.
Konsep kepemimpinan transformasional dinilai relevan diterapkan di lingkungan birokrasi karena mendorong aparatur menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bersama.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi dan pertanyaan dari peserta yang membahas tantangan kepemimpinan di era perubahan.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI yang beroperasi di Regional 3 Kalimantan terus mendorong berbagai program pengembangan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM sejalan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG), serta mendukung visi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan.















