Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Najib Hamas Targetkan Satu Desa Satu Bank Sampah di Kabupaten Serang

174
×

Najib Hamas Targetkan Satu Desa Satu Bank Sampah di Kabupaten Serang

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, tancap gas mendorong terwujudnya satu desa satu bank sampah perintis di seluruh wilayah Kabupaten Serang. Program ini digagas sebagai langkah strategis dan berkelanjutan untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah.

Dorongan tegas tersebut disampaikan Najib Hamas saat meninjau Penimbangan ke-2 Sampah Bank Sampah Barokah Pamogoan Dukuhdalem, Kampung Pamogoan RT 16/08, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Sabtu (17/1/2026).

Banner

“Saya mengimbau kepada seluruh warga, ini contoh baik keterlibatan masyarakat dalam mencari solusi persoalan sampah di Kabupaten Serang, dimulai dari pemilahan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis,” ujar Najib Hamas di sela kegiatan penimbangan.

Menurutnya, keberadaan bank sampah harus dibarengi edukasi yang masif dan berkelanjutan. Untuk itu, Najib Hamas meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama para camat agar aktif melakukan pendampingan dan tindak lanjut di wilayah masing-masing.

“Saya berharap di setiap desa minimal ada satu bank sampah perintis. Jika edukasi dan penyuluhan ini menyebar ke seluruh kampung, maka beban sampah di Kabupaten Serang Insya Allah akan berkurang signifikan,” tegasnya.

Baca juga:  Setengah Abad MUI Banten: Dzikir Akbar, Bakti Sosial, dan Seruan Persatuan Umat

Najib Hamas menjelaskan, sistem pengelolaan bank sampah dijalankan berdasarkan kesepakatan bersama warga. Anggota direkrut dari lingkungan desa, dengan kewajiban mengikuti penyuluhan, pertemuan rutin, serta penimbangan sampah yang dilakukan sebulan sekali sebagai standar program bank sampah.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, termasuk kehadiran Induk Bank Sampah Bhayangkara dari unsur kepolisian. “Kolaborasi ini nyata dan harus terus diperkuat ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Najib Hamas menilai pengelolaan sampah berbasis masyarakat telah memberikan dampak positif yang sebelumnya tak terbayangkan. Selain menjaga lingkungan, program ini juga menghadirkan nilai ekonomi bagi warga.

“Dalam pertemuan rutin sambil penimbangan, ada nilai ekonomis yang bisa ditabung atau dibelanjakan. Teknisnya nanti diatur manajemen bank sampah,” jelasnya.

Ia menegaskan, meski terlihat sepele, pengelolaan sampah memiliki dampak besar. “Kelihatannya kecil, tapi ini bisa menjadi solusi atas persoalan besar persampahan di Kabupaten Serang bahkan Banten,” tandasnya.

Sementara itu, Manajer Umum Bank Sampah Barokah, Milatul Asfia, menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan jaringan kerja sama dengan berbagai perusahaan. Dukungan dari dinas terkait dan program CSR diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Buku Legasi Maulana Hasanuddin Jadi Lentera Sejarah Banten, Gubernur dan Ketua DPRD Beri Apresiasi

“Tujuan utamanya membantu masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Serang TB. Moch. Soleh, Camat Waringinkurung Budi Handono, Pejabat Fungsional DLH Cahyo Harsanto, Yuyun Sri Yulianti selaku Wakil Direktur Bank Sampah Barokah, serta puluhan warga setempat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!