Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kuota Beasiswa Cilegon Juare Naik Jadi 763 Mahasiswa, Pemkot Cilegon Siapkan SDM Unggul untuk Industri

82
×

Kuota Beasiswa Cilegon Juare Naik Jadi 763 Mahasiswa, Pemkot Cilegon Siapkan SDM Unggul untuk Industri

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Cilegon Juare. Program prioritas tersebut dijelaskan dalam wawancara bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Rahmatullah, di Ruangan Bagian Kesra, Kamis (21/5/2026).

Rahmatullah menjelaskan, Program Beasiswa Cilegon Juare diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Banner

“Penerima beasiswa ini untuk yang berprestasi atau ekonomi kurang mampu, bisa melanjutkan di program Beasiswa Cilegon Juare ini. Alhamdulillah, Pemerintah Kota Cilegon dengan visi-misinya menjadikan ini sebagai program prioritas yang harus disambut oleh masyarakat agar masyarakat Kota Cilegon bisa bersaing baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk investasi Pemerintah Kota Cilegon dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di tengah pesatnya perkembangan industri di Kota Baja.

“Pemerintah Kota Cilegon menyiapkan Program Beasiswa Cilegon Juare ini dalam rangka investasi sumber daya manusia. Karena kita memiliki kawasan industri dan pabrik-pabrik yang banyak sehingga harus disiapkan sumber daya manusianya. Kita berharap masyarakat Cilegon bukan hanya menjadi objek, tetapi juga menjadi subjek di rumah sendiri,” tambahnya.

Baca juga:  Kejar Dugaan Penyelewengan Dana Ummat, Kejari Cilegon Periksa Seluruh Pegawai Baznas

Rahmatullah mengungkapkan, kuota penerima manfaat Program Beasiswa Cilegon Juare mengalami peningkatan pada tahun 2026. Jika pada 2025 penerima beasiswa tercatat sebanyak 511 mahasiswa, maka pada 2026 meningkat menjadi sekitar 763 penerima manfaat.

“Ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam meningkatkan sumber daya manusia, khususnya masyarakat Kota Cilegon. Alhamdulillah ditambah oleh kepala daerah kita, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, untuk terus memberikan perhatian penuh terhadap dunia pendidikan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa program beasiswa tetap dapat diakses oleh mahasiswa yang sedang menjalani masa perkuliahan, termasuk mereka yang mengalami perubahan kondisi ekonomi di tengah semester.

“Dalam Perwal tidak diatur harus mendaftar di awal semester. Dalam perjalanan hidup manusia terkadang tadinya mampu kemudian tidak mampu. Ini boleh dilakukan karena semata-mata untuk membantu masyarakat agar dapat melanjutkan pendidikan sampai lulus. Jangan sampai faktor ekonomi menjadi hambatan,” jelasnya.

Rahmatullah berharap Program Beasiswa Cilegon Juare dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya siswa kelas 12 yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya siswa-siswi kelas 12, bilamana ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi, ada Program Beasiswa Cilegon Juare. Silakan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai motivasi untuk terus melanjutkan pendidikan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Baca juga:  Wakapolri Pantau Nataru: Arus Aman, Polisi Siaga Hadapi Puncak Arus Balik

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Setda Kota Cilegon, Ali Irfan, menjelaskan mekanisme pencairan dana beasiswa dilakukan langsung ke rekening pribadi mahasiswa penerima melalui layanan BPRS Cilegon Mandiri sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota Nomor 20 Tahun 2025.

Ali Irfan juga menanggapi keterlambatan pencairan beasiswa yang sempat terjadi sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari keterlambatan pelaporan IPK dan laporan pertanggungjawaban mahasiswa, rekening penerima yang tidak aktif, hingga perbedaan jadwal kalender akademik dengan proses penetapan APBD.

“Sekarang proses verifikasi menggunakan sistem digital sehingga seluruh rekam jejak pelaporan akan terbaca. Kami juga akan melakukan proses verifikasi dan pencairan lebih cepat dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses pengumuman penerima beasiswa dilakukan secara transparan melalui sistem SiCerdas dan notifikasi email masing-masing pendaftar. Pemerintah Kota Cilegon juga membuka layanan call center untuk konsultasi dan pengaduan masyarakat terkait Program Beasiswa Cilegon Juare.

“Manfaatkan Program Beasiswa Cilegon Juare ini sebagai akses bagi seluruh anak-anak usia kuliah agar dapat melanjutkan pendidikan dan menjadikan program beasiswa ini sebagai sarana menuju kesuksesan,” tutupnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!