Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Viral Jemaah Haji Banten Disebut Terlantar di Mina, Ketua Kloter JKB 12 Bongkar Fakta Sebenarnya

46
×

Viral Jemaah Haji Banten Disebut Terlantar di Mina, Ketua Kloter JKB 12 Bongkar Fakta Sebenarnya

Sebarkan artikel ini

RUBRIKBANTEN – Viral di media sosial sebuah video yang menggambarkan jemaah haji asal Banten diduga tidak mendapatkan fasilitas tenda saat menjalani mabit (bermalam) di Mina. Namun, Ketua Kloter JKB 12, Anwar Munawar, menegaskan narasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan mengandung unsur misinformasi.

Video yang diunggah sejumlah akun media sosial itu menampilkan situasi jemaah haji asal Banten saat tiba di kawasan Mina usai menjalani rangkaian ibadah di Muzdalifah. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa jemaah tidak mendapatkan tenda dan terlantar di luar lokasi penginapan.

Banner

Menanggapi hal itu, Anwar Munawar menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi hanya berlangsung singkat dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 15 hingga 20 menit.

“Video yang beredar itu tidak menggambarkan kondisi secara utuh. Kejadiannya hanya sebentar dan langsung ditangani oleh petugas,” ujar Anwar kepada Media Center Haji, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, Kloter JKB 12 mendapat alokasi tiga ruangan tenda di Mina. Tenda pertama ditempati 180 jemaah, tenda kedua 130 jemaah, dan tenda ketiga sebanyak 83 jemaah.

Baca juga:  Kelurahan Masigit Jadi Langganan Banjir, BPBD Cilegon Dorong Normalisasi Sungai Agar Kota Terhindar dari Bencana Tahunan

Permasalahan muncul saat rombongan hendak memasuki tenda ketiga. Saat itu, tenda tersebut telah ditempati sejumlah orang yang belakangan diketahui merupakan pekerja dapur dari perusahaan penyedia layanan haji.

“Ketika jemaah kami akan masuk, ternyata di dalam sudah ada orang lain. Setelah dicek, mereka adalah karyawan dapur dari penyedia layanan,” jelasnya.

Kondisi tersebut sempat memicu reaksi dari jemaah yang kelelahan setelah menjalani puncak ibadah haji di Arafah dan Muzdalifah. Namun, petugas kloter bersama pihak terkait segera melakukan koordinasi dengan pengelola maktab dan syarikah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Anwar menegaskan bahwa pihaknya memiliki hak penuh atas tenda tersebut sesuai kartu identitas dan akses yang dimiliki seluruh jemaah.

“Kami langsung meminta penjelasan dan pertanggungjawaban. Jemaah kami memiliki kartu resmi dan tenda itu memang menjadi hak mereka,” tegasnya.

Setelah dilakukan komunikasi intensif antara petugas kloter, PPIH Arab Saudi, pihak maktab, dan syarikah, para pekerja dapur akhirnya dipindahkan ke lokasi lain sehingga jemaah JKB 12 dapat menempati tenda sesuai haknya.

Baca juga:  Pemprov Banten Gaungkan Semangat Asta Cita di Kebangkitan Nasional ke-117

“Alhamdulillah, akhirnya semua bisa diselesaikan dengan baik. Jemaah masuk ke tenda dengan aman dan nyaman hingga kembali ke hotel,” katanya.

Ia juga membantah keras isu yang menyebut jemaah terlantar dalam waktu lama di luar tenda. Menurutnya, proses penyelesaian berlangsung cepat dan selesai pada pagi hari yang sama.

“Dibantu semua pihak, termasuk PPIH Arab Saudi dan syarikah. Sekitar 15 sampai 20 menit masalah selesai,” ungkapnya.

Anwar menilai viralnya video tersebut tidak lepas dari kondisi fisik jemaah yang saat itu sedang kelelahan usai menjalani rangkaian ibadah yang sangat padat.

Meski demikian, ia mengakui insiden tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi penyelenggara layanan haji agar penataan tenda dan koordinasi di Mina dapat berjalan lebih baik pada musim haji mendatang.

“Ini menjadi evaluasi bersama. Yang terpenting, seluruh jemaah kami dapat melaksanakan mabit dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat. Ke depan, koordinasi harus lebih diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!