Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOlahragaOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kejurnas Catur 2026 di Banten Diikuti 964 Pecatur, Wagub Dimyati Ingatkan Pentingnya Sportivitas

21
×

Kejurnas Catur 2026 di Banten Diikuti 964 Pecatur, Wagub Dimyati Ingatkan Pentingnya Sportivitas

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Provinsi Banten menjadi pusat perhatian dunia olahraga catur nasional. Sebanyak 964 pecatur dari 30 provinsi di Indonesia bersaing dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 yang berlangsung di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Kota Serang.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau langsung pelaksanaan Kejurnas Catur ke-51 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-46, Senin (26/10/2026).

Banner

Dalam kunjungannya, Dimyati memastikan jalannya pertandingan berlangsung tertib dan lancar. Ia juga memberikan motivasi kepada para atlet yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah masing-masing.

“Catur adalah olahraga yang melatih fokus, strategi, dan sportivitas. Kami bangga Banten menjadi tuan rumah dan memfasilitasi di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin,” ujar Dimyati.

Menurutnya, menjadi peserta kejuaraan tingkat nasional bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan latihan, ketekunan, serta perjuangan panjang untuk dapat bersaing dengan pecatur terbaik dari berbagai daerah.

Karena itu, Dimyati mengingatkan agar seluruh peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mengedepankan kejujuran dan sportivitas selama pertandingan.

Baca juga:  Jaga Stabilitas PT PCM, Didi Sudira Resmi Rangkap Jabatan Usai Eko Didik Mundur dan Dilirik Danantara

“Bermain dengan adil dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati turut mencoba bermain catur sebagai bentuk dukungan kepada para atlet. Ia juga menyempatkan diri menyapa peserta kategori anak-anak dan memberikan semangat agar terus mengembangkan kemampuan mereka.

Sementara itu, Ketua Wasit Kejurnas Catur ke-51, Agus Subandrijo, menjelaskan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti 964 peserta dari 30 provinsi, terdiri atas 664 pecatur putra dan 300 pecatur putri.

Kontingen yang ambil bagian berasal dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua dan Papua Barat.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan 17 kategori, mulai dari veteran, senior putra dan putri, hingga kelompok umur putra dan putri usia 7, 9, 11, 13, 15, 17, dan 19 tahun.

Dalam pelaksanaannya, setiap hari dijadwalkan dua babak pertandingan, kecuali hari terakhir yang hanya mempertandingkan satu babak. Total terdapat sembilan babak dengan waktu pikir 90 menit dan tambahan waktu 30 detik untuk setiap langkah.

Menariknya, kejuaraan nasional ini juga menjadi panggung bagi pecatur-pecatur cilik berbakat dari berbagai daerah.

Baca juga:  Tubuh Tak Pernah Salah: Cilegon Guncang dengan Pertunjukan Inklusif ‘Ekspresi Tubuh Tumbuh’ yang Rayakan Keberagaman

Salah satunya Salom, pecatur berusia tujuh tahun asal Kalimantan Tengah yang turun pada kategori kelompok umur tujuh tahun.

Meski masih belia, Salom menunjukkan semangat tinggi untuk bersaing di tingkat nasional. Dengan dukungan kedua orang tuanya, ia mengaku bangga dapat membawa nama Kalimantan Tengah dalam ajang bergengsi tersebut.

“Menang tiga kali tadi, nanti akan tanding lagi,” ujar Salom penuh semangat.

Penyelenggaraan Kejurnas Catur ke-51 di Banten diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi momentum pembinaan atlet muda serta memperkuat perkembangan olahraga catur di Indonesia.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!