Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kapolda Banten Pantau Langsung Arus Penyeberangan di Merak, Sistem Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Mudik

125
×

Kapolda Banten Pantau Langsung Arus Penyeberangan di Merak, Sistem Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Mudik

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama unsur Forkopimda melakukan pemantauan langsung terhadap situasi arus penyeberangan di kawasan Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada Jumat malam (14/03).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Direktur Eksekutif Regional 2 PT ASDP Vidon, General Manager (GM) ASDP Merak Umar Imran Batubara, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Banten.

Banner

Dalam keterangannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa hingga pukul 23.00 WIB situasi di seluruh pelabuhan di wilayah hukum Polda Banten terpantau aman dan terkendali.

“Sampai dengan malam hari ini pukul 23.00 WIB, situasi di seluruh pelabuhan tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif. Aktivitas penyeberangan berjalan dengan baik dan terkendali,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa menjelang arus mudik Lebaran, pengelolaan arus kendaraan dilakukan dengan mekanisme berbeda dari hari biasa. Jika kantong parkir di dalam kawasan Pelabuhan Merak, khususnya di dermaga 1 hingga 7, telah penuh, maka akan dilakukan penyekatan di kawasan Cikuasa Atas serta pengalihan kendaraan menuju buffer zone yang telah disiapkan.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Murka! Ultimatum ASDP Usai KMP Portlink III Tabrak Dermaga Eksekutif Merak

Kapolda menyebutkan buffer zone tersebut berada di Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta kantong parkir di kawasan Indah Kiat dengan kapasitas sekitar 2.000 kendaraan.

“Penempatan kendaraan di lokasi tersebut bukan berarti kemacetan, tetapi bagian dari sistem pengaturan lalu lintas agar proses penyeberangan tetap berjalan tertib dan lancar,” jelasnya.

Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan di Jalan Lingkar Selatan menuju Pelabuhan Ciwandan. Kendaraan golongan 5 dan 6 diarahkan menunggu di jalur yang telah disiapkan karena keterbatasan kapasitas di area Pelabuhan Pelindo.

“Area Holcim dapat menampung sekitar 200 kendaraan dan area helipad sekitar 300 kendaraan,” terangnya.

Sementara untuk kendaraan roda dua, telah disiapkan tenda penampungan di kawasan Pelindo dengan kapasitas hingga 4.800 sepeda motor. Jika antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ciwandan melebihi sekitar 500 kendaraan, maka kendaraan akan diarahkan menunggu di jalur yang telah ditentukan sambil menunggu jadwal kapal dari ASDP.

Kapolda juga menegaskan bahwa apabila terjadi kepadatan antrean kendaraan yang signifikan untuk menyeberang ke Pulau Sumatera atau Provinsi Lampung, maka akan diberlakukan delay system.

Baca juga:  Gerindra Cilegon Apresiasi Evaluasi BGN, Aflahul Aziz: MBG Harus Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

“Sistem ini dilakukan dengan mengarahkan kendaraan menuju buffer zone di Kilometer 43 dan Kilometer 68 maupun kantong parkir lainnya hingga kondisi di pelabuhan kembali normal,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan kantong parkir khusus kendaraan logistik golongan 7, 8, dan 9 di kawasan PT BAM dengan kapasitas hingga 4.000 kendaraan. Sedangkan kapasitas di dalam Pelabuhan Bandar Bakau Jaya mencapai sekitar 1.600 kendaraan dan hingga malam hari baru terisi sekitar 50 persen atau sekitar 700 kendaraan.

Di akhir keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat selama masa arus mudik Lebaran, termasuk terhadap potensi peredaran narkotika.

“Polda Banten juga berhasil menyita 15 kilogram narkotika jenis sabu serta senjata api yang dibawa dari Provinsi Lampung menuju Pelabuhan Merak. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pengembangan,” tutupnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!