Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Jaga Keberkahan Kota Industri, KAJI Muda Banten Minta Ulama dan Santri Dilibatkan dalam Pembangunan Cilegon

105
×

Jaga Keberkahan Kota Industri, KAJI Muda Banten Minta Ulama dan Santri Dilibatkan dalam Pembangunan Cilegon

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Kota Cilegon terus berkembang pesat sebagai kota industri dan pusat investasi strategis di Provinsi Banten. Berbagai proyek pembangunan dan arus investasi besar terus berdatangan, menjadikan kota baja ini sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Namun di tengah pesatnya pembangunan tersebut, Panglima Ormas Kesatuan Aksi Jam’iyah Intifadah Muda Banten (KAJI Muda Banten), M. Ibrohim Asawdi, mengingatkan agar kemajuan ekonomi tidak membuat Cilegon menjauh dari nilai-nilai spiritual dan peran para ulama.

Banner

Menurutnya, Cilegon tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga memiliki akar sejarah kuat sebagai kota santri dan kota para ulama yang selama ini menjaga nilai moral, spiritual, dan budaya masyarakat.

“Kami mendorong agar pemerintah daerah, dunia industri, dan para investor yang beroperasi di Cilegon dapat melibatkan para ulama, kiai, ustadz serta para santri dalam proses pembangunan dan dalam mengisi ruang-ruang peradaban kota ini,” kata Ibrohim dalam keterangannya.

Ia menegaskan, pembangunan yang besar harus berjalan beriringan dengan bimbingan para tokoh agama. Menurutnya, kemajuan ekonomi tidak boleh menjauh dari nasihat, doa, dan arahan para ulama.

Baca juga:  Arus Balik Menggeliat, Arus Mudik Melambat: Penyeberangan Jawa–Sumatera Turun, Bakauheni Justru Meledak

“Dalam sejarah bangsa ini, para ulama dan pesantren selalu menjadi penjaga arah moral dan spiritual masyarakat. Karena itu, pembangunan yang berlangsung harus tetap dekat dengan para ulama,” ujarnya.

Ibrohim menilai keterlibatan kalangan pesantren sangat penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menghadirkan nilai keberkahan, etika, tanggung jawab moral, serta keseimbangan sosial dan lingkungan bagi masyarakat.

Ia berharap dengan adanya doa dan peran para ulama serta santri, pembangunan di Cilegon dapat berjalan dengan penuh hikmah dan keberkahan.

“Sehingga pembangunan yang dilakukan tidak menimbulkan kerusakan, tidak membawa bencana dan malapetaka, serta tidak menyebabkan tercerabutnya nikmat-nikmat besar yang telah Allah SWT anugerahkan kepada kota ini,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, industri, dan kalangan pesantren akan menjadikan Cilegon tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh secara spiritual.

Dengan demikian, Cilegon diharapkan dapat terus tumbuh sebagai kota industri yang maju sekaligus kota santri yang membawa keberkahan, kemaslahatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!