Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOlahragaOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Cikande–Kramatwatu Tak Terbendung, O2SN dan FLS3N 2026 Kabupaten Serang Kembali Dikuasai “Langganan Juara”

15
×

Cikande–Kramatwatu Tak Terbendung, O2SN dan FLS3N 2026 Kabupaten Serang Kembali Dikuasai “Langganan Juara”

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Serang tahun 2026 sukses digelar di Hotel Marbella Anyer pada 29 April 2026. Hasilnya, dominasi dua kecamatan unggulan kembali tak tergoyahkan.

Kecamatan Cikande kembali keluar sebagai juara umum O2SN dengan raihan 11 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, Kecamatan Kramatwatu sukses mempertahankan gelar juara umum FLS3N dengan menjuarai 7 mata lomba.

Banner

Kedua kecamatan tersebut tercatat konsisten mendominasi dalam beberapa tahun terakhir, bahkan mampu mempertahankan prestasi hingga empat kali berturut-turut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, menyebut dominasi ini menjadi catatan penting bagi pihaknya untuk mendorong pemerataan pembinaan di seluruh kecamatan.

“Ke depan, kami ingin prestasi ini bisa menyebar ke seluruh kecamatan, sehingga semua wilayah bisa berkembang secara merata,” ujarnya.

Ia mengakui, selama ini capaian prestasi masih terkonsentrasi di beberapa kecamatan seperti Cikande, Kramatwatu, dan Ciruas. Oleh karena itu, Dindikbud terus mendorong peran aktif kepala sekolah dan pengawas dalam melakukan pembinaan berkelanjutan.

Baca juga:  Operasi Lilin Dimulai! Polres Cilegon Siapkan Pengamanan Total untuk Natal–Tahun Baru 2025/2026

Menurutnya, setiap siswa memiliki potensi yang sama jika diberikan kesempatan yang adil. Namun, ia juga menyoroti adanya indikasi proses seleksi peserta yang belum sepenuhnya objektif di tingkat kecamatan.

“Jangan sampai masih ada yang main tunjuk. Itu merugikan anak, karena yang penting bagi mereka adalah pengalaman,” tegasnya.

Aber menambahkan, dukungan anggaran melalui dana BOSP sebenarnya sudah tersedia. Tantangannya kini terletak pada bagaimana pihak sekolah dan kecamatan mampu mengelolanya secara optimal.

Sebagai langkah perbaikan, Dindikbud akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memetakan kecamatan yang belum berprestasi serta menilai kinerja dewan juri. Juri yang terbukti tidak objektif dipastikan tidak akan dilibatkan kembali.

Untuk menghadapi tingkat provinsi, para peserta terpilih akan menjalani pembinaan intensif melalui pemusatan latihan dan pendampingan langsung.

“Tujuan utama bukan sekadar juara, tapi menampilkan kemampuan terbaik. Kalau penampilan terbaik, insyaallah hasilnya juga terbaik,” kata Aber.

Sebagai bentuk apresiasi, para juara akan mendapatkan pembinaan lanjutan serta beasiswa prestasi. Kabupaten Serang sendiri akan mengirimkan 10 siswa ke tingkat provinsi untuk cabang atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, dan senam pada Oktober 2026 mendatang.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!