Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanSosial

IKA Untirta dan Kementerian P2MI Bersatu, Banten Siapkan SDM Migran Terampil Kelas Dunia

34
×

IKA Untirta dan Kementerian P2MI Bersatu, Banten Siapkan SDM Migran Terampil Kelas Dunia

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Upaya meningkatkan kualitas sekaligus perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) terus diperkuat. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) untuk membangun ekosistem pekerja migran yang lebih aman, profesional, dan berdaya saing global.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di SMK Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel (YPWKS), Kota Cilegon, Minggu (15/6/2026).

Banner

Kesepakatan strategis itu diteken Sekretaris Jenderal IKA Untirta, A Dadan Suryana, bersama Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto. Kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun dan berfokus pada perlindungan serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

Sekjen IKA Untirta, A Dadan Suryana, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada organisasi alumni Untirta untuk turut berkontribusi dalam program nasional perlindungan pekerja migran.

Menurutnya, IKA Untirta memiliki potensi besar dengan jaringan lebih dari 70 ribu alumni yang tersebar di berbagai profesi dan sektor strategis.

“IKA Untirta siap berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah, khususnya dalam penguatan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah dan alumni,” ujarnya.

Baca juga:  Longsor Padarincang, Wabup Serang Pastikan Penanganan Cepat dan Warga Aman

Sementara itu, Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto, menegaskan bahwa Banten menjadi daerah pertama yang membangun ekosistem pekerja migran secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah vokasi hingga BUMN.

“Ini model pertama yang kami bangun. Tidak hanya melibatkan universitas, tetapi juga SMK dan BUMN dalam satu ekosistem yang saling mendukung,” katanya.

Dwi menilai paradigma pekerja migran Indonesia harus berubah. Jika selama ini PMI identik dengan sektor domestik, ke depan pemerintah akan lebih fokus mencetak tenaga kerja terampil atau skilled worker yang mampu bersaing di pasar global.

“Kita ingin pekerja migran Indonesia mengisi sektor-sektor strategis seperti kesehatan, hospitality, manufaktur, konstruksi hingga pertanian modern. Peluangnya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Dwi, kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara terus meningkat seiring fenomena aging population atau penuaan penduduk yang terjadi di sejumlah negara maju. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk berkarier di tingkat internasional.

Baca juga:  Revitalisasi Wisata Gunung Pinang Diduga Langgar Aturan, Komisi IV DPRD Serang Desak APH dan DLH Turun Gunung

“Indonesia memiliki bonus demografi. Anak-anak muda kita memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai negara dengan bekal keterampilan dan kemampuan bahasa yang memadai,” katanya.

Selain MoU dengan IKA Untirta, dalam kesempatan tersebut KP2MI juga menandatangani kerja sama strategis dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terkait penyiapan pekerja migran Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Banten terkait penyelenggaraan penempatan dan perlindungan PMI asal Banten.

Tak hanya itu, IKA Untirta dan KP2MI juga menandatangani dua PKS turunan yang mencakup program pemberdayaan sosial dan ekonomi PMI beserta keluarganya, serta penyebarluasan informasi dan peningkatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Direktur Utama PT Krakatau Steel Akbar Djohan, jajaran pejabat KP2MI, perwakilan SMK se-Banten, serta unsur Forkopimda.

Usai penandatanganan kerja sama, rombongan KP2MI bersama Gubernur Banten dan pengurus IKA Untirta meninjau sekaligus meresmikan Laboratorium Krakatau Industrial Training Center (KITC) di lingkungan SMK YPWKS Cilegon sebagai bagian dari upaya mencetak tenaga kerja Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja global.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!