CILEGON, RUBRIKBANTEN — Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan bahwa keberadaan nelayan harus mendapat perhatian nyata dari pemerintah maupun dunia industri. Menurutnya, nelayan merupakan bagian penting dari kehidupan maritim Kota Cilegon sekaligus kelompok masyarakat yang turut menopang aktivitas ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Fajar saat menghadiri Lomba Mancing dan Silaturahmi Akbar Nelayan se-Kota Cilegon di Djetty Medaksa, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut digelar sebagai ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarnelayan. Fajar mengapresiasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon yang dinilainya aktif merangkul para nelayan melalui berbagai kegiatan.
“HNSI-nya aktif. HNSI-nya mau merangkul. Tadi Bapak Ketua sudah pagi-pagi mengirimkan saya foto. Saya melihat ramai sekali, lancar, dan selamat atas terselenggaranya agenda lomba mancing ini,” ujar Fajar.
Ia berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung seperti tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi lain. Menurutnya, kegiatan kemasyarakatan tidak selalu harus dikemas dalam bentuk kegiatan sosial yang formal.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi organisasi lain untuk ikut membuat kegiatan yang melibatkan dan memberi ruang bagi masyarakat,” katanya.
Fajar: Hormati Nelayan sebagai Pahlawan Kemaritiman
Fajar menilai perhatian terhadap nelayan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, nelayan memiliki peran penting dalam kehidupan maritim Kota Cilegon sehingga perjuangan dan keberadaan mereka harus dihargai.
“Saya ingin mengajak organisasi profesi semuanya kalau bikin kegiatan jangan melulu sosial yang formalitas. Tapi tolong hormatilah para nelayan ini, para pahlawan kemaritiman bangsa ini,” tegasnya.
Ia juga memastikan sejumlah aspirasi nelayan yang telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Cilegon akan diteruskan dan dikawal.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah aspirasi dari 11 pangkalan nelayan yang sebelumnya telah berdialog langsung dengan Wali Kota Cilegon Robinsar.
“Ada 11 pangkalan waktu itu melakukan dialog kepada Bapak Wali Kota. Nanti malam saya akan ketemu beliau, saya akan ingatkan kembali kepada beliau 11 pangkalan itu,” ungkap Fajar.
Ia menegaskan, dirinya akan menjalankan fungsi sebagai Wakil Wali Kota untuk memastikan aspirasi tersebut tidak berhenti pada forum dialog.
“Saya akan menjalankan tugas saya sebagai Wakil Wali Kota dan saya yakin beliau juga akan mendengarkan,” imbuhnya.
Apresiasi Dunia Industri
Dalam kesempatan tersebut, Fajar turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan, di antaranya CAA, PT Lotte dan Indorama.
Menurutnya, dukungan dari kalangan industri terhadap kegiatan nelayan menunjukkan adanya kepedulian dan kolaborasi nyata antara dunia usaha dengan masyarakat.
“Ucapan terima kasih juga kepada CAA yang sudah memberikan kontribusi, dari PT Lotte dan Indorama yang sudah mau membantu adanya agenda ini. Berarti inilah bukti nyata industri lebih peduli kayaknya sama teman-teman nelayan,” ujarnya.
Fajar menegaskan dirinya akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi nelayan sesuai tugas dan kewenangan yang dimilikinya.
Ia juga memberikan penghormatan kepada Ketua HNSI Kota Cilegon yang dinilai konsisten mendorong perhatian terhadap kesejahteraan nelayan.
“Saya pribadi mengucapkan rasa hormat. Dengan penuh daya kemampuan saya akan saya upayakan dengan baik sesuai porsi yang saya miliki,” kata Fajar.
Fajar berharap perhatian terhadap nelayan tidak berhenti pada kegiatan lomba mancing dan silaturahmi. Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut harus dilanjutkan melalui kerja sama, program, serta kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan Kota Cilegon.















