CILEGON, RUBRIKBANTEN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Cilegon berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Cilegon, Senin (24/8/2026).
Ribuan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan memadati lokasi kegiatan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya Wakil Wali Kota Cilegon Kak Fajar Hadi Prabowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, jajaran Mabicab, pengurus Kwarcab, serta para anggota Pramuka.
Salah satu penampilan yang menyedot perhatian adalah Visualisasi GEGALANG atau Gerakan Latihan Gabungan Pramuka Madrasah Penggalang.
GEGALANG merupakan kolaborasi Pramuka Penggalang dari sejumlah madrasah binaan Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, di antaranya MTsN 2 Cilegon, MTs Al-Bustaniyah, dan MTs Al-Jauharotunnaqiyah Daliran.
Penampilan tersebut memadukan keterampilan kepramukaan, seni, kekompakan, hingga unsur budaya lokal. Perpaduan itu membuat atraksi GEGALANG menjadi salah satu bagian yang mencuri perhatian dalam puncak peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka.
Fajar Apresiasi Kekompakan Pramuka Madrasah
Wakil Wali Kota Cilegon Kak Fajar Hadi Prabowo mengapresiasi kekompakan dan kreativitas Pramuka Madrasah dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti GEGALANG tidak sekadar menjadi pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan kepramukaan, peserta dididik untuk memiliki kedisiplinan, kemandirian, rasa tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta wawasan kebangsaan.
Visualisasi GEGALANG juga dinilai menunjukkan bahwa pembinaan Pramuka di lingkungan madrasah mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, terampil, sekaligus memiliki nilai-nilai keagamaan.
Jadi Wadah Pengembangan Potensi
GEGALANG dirancang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi Pramuka Penggalang di lingkungan madrasah.
Selain mempererat silaturahmi antarpangkalan, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, meningkatkan keterampilan, menggali bakat dan minat peserta didik, serta mempersiapkan kader menuju pencapaian Pramuka Penggalang Garuda.
Pembinaan tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya sumber daya manusia unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sejumlah atraksi ditampilkan dalam Visualisasi GEGALANG. Di antaranya Drumband Al-Bustaniyah yang mengiringi rangkaian pertunjukan dengan ritme penuh energi.
Kemudian Semaphore Kolosal yang memperlihatkan kekompakan dan ketepatan peserta dalam melakukan komunikasi visual.
Peserta juga menampilkan demo pionering dan ketangkasan berupa keterampilan tali-temali hingga pembuatan struktur sederhana dan darurat.
Tak ketinggalan, unsur seni dan budaya lokal turut disisipkan sehingga memberikan warna khas dalam pertunjukan.
31 Pembina dan Tokoh Pramuka Terima Penghargaan
Selain atraksi GEGALANG, peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka juga diisi dengan pemberian Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) kepada 31 pembina, andalan, dan tokoh Pramuka di lingkungan Kwarcab Kota Cilegon.
Penyematan penghargaan dilakukan Ketua Kwarcab Kota Cilegon Kak Erza Erdiyansyah, S.Pd.I., didampingi Ketua Harian Kak Dra. Hj. Heni Anita Susila, M.Pd. Prosesi tersebut disaksikan langsung Wakil Wali Kota Cilegon.
Penerima penghargaan terdiri atas dua orang penerima Lencana Darma Bakti, satu orang Lencana Pancawarsa VII, satu orang Lencana Pancawarsa VI, lima orang Lencana Pancawarsa IV, delapan orang Lencana Pancawarsa III, tiga orang Lencana Pancawarsa II, dan 11 orang Lencana Pancawarsa I.
Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Kota Cilegon menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menegaskan kembali pentingnya pembinaan generasi muda melalui gerakan kepramukaan.
Kehadiran Pramuka Madrasah melalui Visualisasi GEGALANG menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Nilai disiplin, kerja sama, keterampilan, tanggung jawab, dan pengabdian juga dapat dibentuk melalui pengalaman langsung dalam kegiatan kepramukaan.
Dengan semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi wadah pembentukan generasi muda Cilegon yang tangguh, berkarakter, beriman, terampil, dan siap berkontribusi bagi daerah maupun Indonesia.















