Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKesehatanKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Fajar Hadi: Masa Depan Pemuda Cilegon Ditentukan Pilihan, Bukan Narkoba

34
×

Fajar Hadi: Masa Depan Pemuda Cilegon Ditentukan Pilihan, Bukan Narkoba

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengingatkan generasi muda bahwa masa depan tidak ditentukan oleh keberuntungan, melainkan oleh pilihan-pilihan kecil yang diambil setiap hari. Salah satu keputusan terpenting adalah menjauhi narkotika dan lingkungan yang dapat merusak masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Fajar saat menjadi keynote speaker dalam Talkshow Anti Narkoba Bersama Pemuda Kota Cilegon bertajuk “Pemuda Cilegon Bersinar (Bersih dari Narkoba)” yang dirangkaikan dengan Pelantikan dan Penyematan Pin P4GN Jawara Anti Narkotika 2026 di Aula Setda Kota Cilegon, Selasa (21/7/2026).

Banner

Menurut Fajar, narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan pembangunan bangsa. Ia menegaskan, tidak ada karakter yang kuat maupun masa depan yang gemilang yang dibangun melalui penyalahgunaan narkotika.

“Kalau kita bicara narkoba, banyak orang hanya melihatnya sebagai barang haram yang memiliki konsekuensi hukum. Padahal masa depan seseorang ditentukan dari keputusan-keputusan kecil setiap hari, termasuk memilih untuk tidak menggunakan narkoba,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, kemajuan sebuah kota dapat dibangun melalui investasi, infrastruktur, dan perencanaan yang matang. Namun, kualitas sumber daya manusia hanya bisa dibentuk melalui karakter, disiplin, dan kebiasaan positif.

Baca juga:  Dirut PDAM Cilegon Tegaskan Pipa JDU Aman, Nol Kebocoran Selama 22 Hari

“Kalau Kota Cilegon ingin maju, industrinya bisa dibangun dengan uang dan perencanaan. Tetapi tidak ada karakter yang baik dibangun dengan narkoba. Tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Fajar juga mengajak para pemuda memperkuat iman, karakter, serta keberanian memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Menurutnya, setiap fase kehidupan akan menghadirkan tantangan yang harus dihadapi dengan keteguhan prinsip.

Ia mengingatkan para peserta yang kelak melanjutkan pendidikan ke luar daerah agar mampu menolak pengaruh negatif dan tidak mudah tergoda budaya instan yang merusak masa depan.

Selain itu, Fajar menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia berpesan agar anak muda tidak sekadar meniru penampilan seseorang, melainkan meneladani nilai, integritas, dan karakter baik yang dimiliki.

“Pilihlah untuk meniru kebaikannya, bukan hanya penampilannya,” pesannya.

Fajar juga mengapresiasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon bersama Jawara Anti Narkotika yang terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat. Ia berharap seluruh perangkat Pemerintah Kota Cilegon semakin memperkuat langkah pencegahan melalui sosialisasi yang berkelanjutan di kalangan pelajar dan pemuda.

Baca juga:  Festival Kuliner Banten Gegerkan HUT ke-25, Andra Soni Nikmati Laksa Tangerang di Tengah Riuh Gambang Kromong

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BNN Kota Cilegon, Septianka Dwi Setyo Utomo, mengatakan Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi mudanya terbebas dari ancaman narkoba.

Ia mengungkapkan, berdasarkan Survei Nasional Penyalahgunaan Narkotika 2025, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai sekitar 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta orang pada kelompok usia 15-64 tahun. Angka tersebut menunjukkan ancaman narkoba masih sangat nyata.

“Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan. Pencegahan, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ahmad Tegar Irwansyah, mengatakan Talkshow Pemuda Cilegon Bersinar digelar sebagai wadah edukasi sekaligus ruang diskusi untuk memperkuat komitmen pemuda dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai bahaya narkotika dan literasi digital, serta ditutup dengan pelantikan dan penyematan Pin P4GN Jawara Anti Narkotika 2026 sebagai bentuk penguatan peran pemuda dalam mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Cilegon.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!