CILEGON, RUBRIKBANTEN – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRSCM) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif dalam sejumlah indikator utama selama kepemimpinan Direktur Muhammad Yoka Desthuraka, di bawah kepemimpinan Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo.
Direktur BPRSCM, Muhammad Yoka Desthuraka, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut terlihat dari pertumbuhan aset, pembiayaan, dana pihak ketiga (DPK), hingga pendapatan margin yang menjadi salah satu indikator perkembangan bank syariah milik daerah tersebut.
“Salah satu indikatornya adalah aset. Dari sebelumnya Rp125,6 miliar, kini meningkat menjadi Rp161,5 miliar,” ujar Yoka saat dikonfirmasi rubrikbanten, Selasa (11/8/2026).
Selain aset, sektor pembiayaan juga mengalami kenaikan signifikan. Nilai pembiayaan yang sebelumnya berada di angka Rp111,9 miliar meningkat menjadi Rp146 miliar.
Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meliputi tabungan dan deposito turut menunjukkan tren positif. DPK BPRSCM naik dari Rp80,9 miliar menjadi Rp121,2 miliar.
Dari sisi pendapatan, pendapatan margin per bulan BPRSCM juga mengalami peningkatan. Dari sebelumnya sekitar Rp681 juta per bulan, kini mencapai Rp1,2 miliar per bulan.
Yoka menegaskan bahwa angka-angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan (growth) yang cukup baik dalam pengelolaan BPRSCM.
“Ini menjadi salah satu tolok ukur pertumbuhan BPRSCM, baik dari sisi aset, pembiayaan, penghimpunan dana masyarakat, maupun pendapatan margin,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh data tersebut masih terus dilakukan pencocokan dan verifikasi internal agar informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar akurat dan sesuai dengan laporan keuangan yang dimiliki BPRSCM.
Dengan capaian tersebut, BPRSCM diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan syariah daerah yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Cilegon, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo.















