Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten Siap Cetak Tenaga Kerja Unggul: Sekda Tekankan Dua Indikator Krusial

91
×

Banten Siap Cetak Tenaga Kerja Unggul: Sekda Tekankan Dua Indikator Krusial

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan pentingnya pencapaian dua indikator utama di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. Kedua indikator tersebut adalah peningkatan serapan tenaga kerja terlatih di pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri, serta peningkatan perlindungan tenaga kerja sesuai norma dan ketentuan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Deden dalam Forum OPD Disnakertrans Provinsi Banten Tahun 2026 yang digelar di Kota Serang, Jumat (13/2/2026). Ia menekankan bahwa meski indikator tersebut terlihat sederhana, pencapaiannya menuntut komitmen seluruh pihak, terutama menghadapi dinamika ketenagakerjaan yang terus berkembang.

Banner

“Ada dua indikator utama yang harus dicapai Disnakertrans, yaitu meningkatkan serapan tenaga kerja terlatih dan meningkatkan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku,” ujar Deden.

Deden menambahkan bahwa amanat ini sejalan dengan RPJMD 2025–2030 yang ditetapkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Ia mendorong forum ini menjadi ajang bertukar masukan dan saran agar target kedua indikator strategis tersebut dapat tercapai.

Tak hanya itu, potensi investasi di Provinsi Banten harus mampu dimanfaatkan secara optimal untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sekda menegaskan langkah strategis yang diperlukan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pendidikan, serta penguatan komunikasi dengan para investor.

Baca juga:  Wagub Banten: Guru Madrasah Penjaga Akhlak, Kunci Masa Depan Banten

“Jadikan forum ini untuk meningkatkan komunikasi dan merumuskan solusi terkait ketenagakerjaan dan transmigrasi,” jelasnya.

Dalam pengembangan SDM, Deden menekankan pentingnya konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Koordinasi dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) serta optimalisasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) menjadi kunci agar lulusan siap terserap di lapangan kerja.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Banten, Septo Kalnadi, menegaskan bahwa forum tersebut diikuti oleh OPD terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Banten, bertujuan menyelaraskan program dan kegiatan sektor ketenagakerjaan serta transmigrasi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan, dan diharapkan terdapat saran dan masukan untuk mencapai indikator-indikator tersebut,” pungkas Septo.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!