Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten Bakal Jadi Panggung Pendekar Dunia, Delegasi Lima Negara Siap Ramaikan Pencak Silat Heritage Week 2026

49
×

Banten Bakal Jadi Panggung Pendekar Dunia, Delegasi Lima Negara Siap Ramaikan Pencak Silat Heritage Week 2026

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Provinsi Banten bersiap menjadi pusat perhatian dunia melalui gelaran Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026.

Ajang kebudayaan berskala internasional tersebut bakal menghadirkan delegasi dari lima negara, yakni Malaysia, Singapura, Italia, Belanda, dan Prancis, sebagai upaya memperkenalkan pencak silat tradisional dan warisan budaya Banten ke panggung global.

Banner

Kegiatan ini mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Banten.

Ketua Federasi Pencak Silat Tradisional Indonesia (FPSTI) Kota Cilegon, Rizal Arif Baihaqi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya Banten sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.

“Ajang ini merupakan momentum besar untuk memperkuat identitas budaya Banten di kancah global. Melalui kolaborasi seni, silaturahmi, dialog lintas negara, dan edukasi heritage, kita ingin memastikan tradisi pencak silat serta pelestarian golok pusaka tetap hidup dan dibanggakan oleh generasi muda,” ujar Rizal, Minggu (18/10/2026).

Menurutnya, Kota Cilegon siap menyambut kedatangan para delegasi internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal, khususnya tradisi persilatan dan golok pusaka yang memiliki akar sejarah kuat dalam kehidupan masyarakat Banten.

Mengusung tema “Living Heritage, Shared Harmony for a Stronger Tomorrow”, rangkaian kegiatan akan dipusatkan di dua daerah, yakni Kota Serang melalui agenda Sultan Hasanudin Journey dan Kota Cilegon melalui program Golok Pusaka Heritage.

Baca juga:  Andra Soni Tegaskan Banten All Out Dukung MBG, 3,3 Juta Warga Sudah Jadi Penerima Manfaat

Kegiatan akan dimulai pada Jumat (13/11/2026) malam melalui agenda Visit Pencak Silat Maestro di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Dalam kesempatan tersebut, para delegasi dijadwalkan bertemu langsung dengan maestro pencak silat sekaligus pewaris tradisi Golok Pusaka, Abah Jamhari. Para tamu juga akan diperkenalkan dengan kuliner khas Banten.

Selanjutnya, pada Sabtu (14/11/2026) pagi, delegasi internasional akan mengikuti Sultan Hasanudin Journey di kawasan Banten Lama, Kota Serang.

Agenda tersebut meliputi ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin serta penelusuran sejumlah situs bersejarah peninggalan Kesultanan Banten.

Tidak hanya memperkenalkan sejarah, kegiatan ini juga akan menghadirkan Dialog Internasional Pencak Silat sebagai forum pertukaran gagasan antarpraktisi dari berbagai negara mengenai pelestarian dan pewarisan seni bela diri tradisional.

Sementara itu, pada Sabtu malam, kawasan Car Free Day (CFD) Pendekar di Jalan KH Yasin Beji, Kota Cilegon, akan menjadi pusat kegiatan Cilegon Cultural Night.

Acara tersebut dijadwalkan menghadirkan prosesi pelantikan Pendekar Banten atau Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI) Cilegon dan Himpunan Peguron Persilatan Banten (HPPB).

Selain itu, masyarakat akan disuguhkan pertunjukan seni, kolaborasi musik dan pencak silat, hingga bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk dan kuliner lokal.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada Minggu (15/11/2026) melalui Banten Heritage Walk – Golok Pusaka di Jalan KH Yasin Beji, Kota Cilegon.

Baca juga:  Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Gencarkan Aksi Bersih Kali, Hampir 40 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi

Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Peserta dianjurkan mengenakan ornamen tradisional Nusantara, mulai dari ikat kepala, laken, sarung, pakaian adat, hingga atribut golok atau keris yang tersarung dengan aman.

Rizal berharap kegiatan internasional ini tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga mampu membangkitkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga warisan leluhur agar tidak tergerus modernisasi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi. Ini bukan sekadar perhelatan pencak silat, tetapi gerakan bersama untuk menjaga warisan leluhur, memperkuat persaudaraan, dan memperkenalkan kebudayaan Banten kepada dunia agar tidak punah tertelan zaman,” tegasnya.

Untuk mengikuti Banten Heritage Walk, masyarakat dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp120 ribu per peserta. Biaya tersebut sudah termasuk kaos eksklusif, air mineral, serta kupon undian dengan hadiah utama sepeda motor, televisi, dan lemari es.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi panitia melalui Ronny di nomor 08170764947 atau Kiran di nomor 082210354234.

Melalui kegiatan ini, Banten diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan seni bela diri tradisional, sejarah kesultanan, dan warisan budaya yang tetap terjaga hingga kini.

Lebih dari sekadar festival, Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 diharapkan menjadi jembatan diplomasi budaya yang mempertemukan para pendekar lintas negara sekaligus memperkuat posisi Banten dalam upaya pelestarian kebudayaan di tingkat internasional.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!