SERANG, RUBRIKBANTEN – Banjir kembali melanda Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. Sedikitnya tiga kampung terdampak parah dengan ratusan warga terisolir akibat tingginya genangan air yang mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.
Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Demokrat, Budiman, turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kondisi warga terdampak banjir, Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan data rekapitulasi di lapangan, banjir merendam permukiman warga di tiga kampung. Di Kampung Bojong Madang, tercatat 13 rumah terendam, dengan 20 kepala keluarga (KK) atau 84 jiwa terdampak dan terisolir. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 50–80 sentimeter.
Sementara itu, di Kampung Bojong Garu, banjir merendam 5 rumah, namun berdampak pada 120 KK atau sekitar 350 jiwa yang kini terisolir. Ketinggian air di kampung ini berkisar 70–90 sentimeter, membuat akses keluar masuk warga terputus.
Kondisi lebih parah terjadi di Kampung Parungpung, Desa Pamarayan. Sebanyak 6 rumah terendam, dengan jumlah terdampak mencapai 150 KK atau sekitar 500 jiwa. Ketinggian air di wilayah ini dilaporkan mencapai 80 sentimeter hingga 1 meter.
Budiman menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang kembali berulang dan berdampak besar terhadap masyarakat Pamarayan. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan warga mendapat perhatian dan bantuan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir tidak sendirian. Bantuan darurat harus segera tersalurkan, dan pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret agar banjir seperti ini tidak terus berulang,” tegas Budiman.
Ia juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan darurat, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik warga serta evaluasi menyeluruh terhadap penyebab banjir di wilayah Pamarayan.
Hingga saat ini, warga masih bertahan di rumah masing-masing dan sebagian terisolir, menunggu air surut dan bantuan lanjutan dari pemerintah maupun pihak terkait.















