Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Bang Andra Perkuat Konektivitas Desa dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten

35
×

Bang Andra Perkuat Konektivitas Desa dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat pembangunan wilayah perdesaan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program unggulan yang digagas Gubernur Banten, Andra Soni, ini difokuskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Menurut Andra Soni, program tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Melalui pembangunan infrastruktur jalan desa, pemerintah berupaya mengatasi keterbatasan akses yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun memperoleh layanan publik.

Banner

“Pembangunan jalan desa bukan hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andra Soni.

Pada 2025, Program Bang Andra berhasil merealisasikan pembangunan dan peningkatan 62 ruas jalan desa serta satu jembatan dengan total panjang mencapai 71 kilometer. Proyek tersebut didukung anggaran sebesar Rp184 miliar dan tersebar di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, serta Kabupaten Tangerang. Wilayah selatan Banten, khususnya Pandeglang dan Lebak, menjadi prioritas untuk memperkuat konektivitas dan membuka akses ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan desa tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan mobilitas warga, program ini juga membantu menekan biaya transportasi dan mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat perdagangan.

Baca juga:  Liga 4 Piala Gubernur Banten Resmi Dibuka, Andra Soni–Erick Thohir Dorong Lahirnya Bibit Pesepak Bola Unggul

Komitmen pembangunan berlanjut pada 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp164 miliar untuk penanganan 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer. Ruas jalan yang ditangani tersebar di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Andra Soni menegaskan, Program Bang Andra dirancang sebagai program berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga memperkuat sektor pertanian, UMKM, dan akses masyarakat terhadap layanan dasar.

“Jalan yang terbangun hari ini harus menjadi penghubung bagi tumbuhnya ekonomi, meningkatnya investasi, dan terbukanya kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat desa,” katanya.

Kepala DPUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa ruas jalan yang masuk dalam Program Bang Andra berasal dari usulan pemerintah desa atau kelurahan melalui pemerintah kabupaten/kota. Setiap usulan kemudian diverifikasi dan disurvei untuk memastikan manfaatnya bagi masyarakat.

Program ini diprioritaskan bagi jalan yang mendukung aktivitas ekonomi, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, serta sektor pertanian.

Dampak program tersebut telah dirasakan masyarakat di berbagai daerah. Warga Desa Majau, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, misalnya, kini menikmati akses yang lebih baik setelah pembangunan jalan Majau–Mekarwangi sepanjang 1,3 kilometer. Begitu pula masyarakat di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, yang kini lebih mudah mengangkut hasil panen setelah perbaikan jalan Luwuk–Grewel sepanjang 2,9 kilometer.

Baca juga:  Pemkot Cilegon Buka-Bukaan ke Mahasiswa, Robinsar–Fajar Klaim Keuangan Bangkit dari Defisit Rp135 Miliar

Selain memperbaiki aksesibilitas, Program Bang Andra juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pada 2025, ekonomi Banten tumbuh 5,37 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,79 persen dan melampaui rata-rata nasional 5,11 persen. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan capaian 9,60 persen.

Memasuki triwulan I 2026, ekonomi Banten kembali tumbuh 5,64 persen secara tahunan (year-on-year), dengan sektor pertanian mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,88 persen. Peningkatan tersebut turut didukung oleh membaiknya infrastruktur desa yang memperlancar aktivitas produksi dan distribusi hasil pertanian.

Melalui Program Bang Andra, Pemprov Banten berharap pembangunan jalan desa tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jalan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!