JAKARTA, RUBRIKBANTEN — Kabar spektakuler bagi para pemudik! Menyambut Periode Angkutan Lebaran 2026, Pemerintah resmi menggulirkan program stimulus diskon tarif penyeberangan dan kebijakan single tarif yang didukung penuh oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Tak tanggung-tanggung, ASDP memberikan diskon 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan, setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Artinya, biaya perjalanan lintas pulau kini jauh lebih ringan bagi masyarakat yang hendak mudik.
Tak hanya itu, kebijakan single tarif juga diterapkan dengan menyamakan tarif layanan reguler dan express pada periode tertentu. Dengan skema ini, tidak ada lagi perbedaan harga mewujudkan prinsip keadilan dan pemerataan layanan bagi seluruh pengguna jasa.
Sudah Beli Tiket? Tenang, Ada Partial Refund!
Bagi masyarakat yang telah membeli tiket ferry rute Merak–Bakauheni sebelum kebijakan diskon dan single tarif diberlakukan, ASDP memastikan hak pengguna tetap terlindungi melalui mekanisme partial refund.
Skema ini memungkinkan pengembalian selisih tarif bagi tiket yang dibeli dengan harga normal sebelum periode stimulus dimulai.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan proses pengembalian dana dirancang sederhana dan transparan.
“Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” tegas Heru.
Berlaku di 14 Pelabuhan dan 7 Lintasan Strategis
Program diskon ini berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis, mencakup:
• Pejalan kaki
• Kendaraan golongan II dan IVA (layanan reguler)
• Pejalan kaki dan kendaraan golongan II (layanan express)
Kebijakan ini dirancang untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat selama periode arus mudik Lebaran.
Single Tarif di Merak & Bakauheni, Distribusi Lebih Merata
Kebijakan single tarif diberlakukan khusus di:
• Pelabuhan Merak
13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB
• Pelabuhan Bakauheni
23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA hingga VIA, guna mendukung distribusi layanan lebih merata saat puncak arus pergerakan.
Kuota Masih 99,8 Persen! Jangan Datang Tanpa Tiket
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengingatkan pentingnya kedisiplinan pemudik dalam merencanakan perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal yang tertera. Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen,” jelas Windy.
Dengan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah serta penguatan sistem digital Ferizy, ASDP optimistis Mudik Lebaran 2026 akan berlangsung lebih tertib, adil, dan nyaman.
Program ini bukan sekadar diskon, melainkan langkah nyata menghadirkan mudik yang lebih manusiawi dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.















