CILEGON, RUBRIKBANTEN — Kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah warga nyaris berdampak serius pada infrastruktur vital perkeretaapian di wilayah Merak, Kota Cilegon. Api dilaporkan menjalar hingga membakar bantalan rel kereta api milik PT KAI Persero di kawasan Link Baru, RT 02/04, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulo Merak.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 WIB dan langsung dilaporkan oleh seorang warga bernama Tomi pada pukul 08.55 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Merak dengan sigap merespons kejadian hanya dalam waktu sekitar 3 menit sejak laporan diterima.
Dengan mengerahkan satu unit pompa berkapasitas 3000 liter dan lima personel, petugas berhasil mengendalikan api sebelum meluas lebih jauh. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 09.50 WIB, dengan total penggunaan air mencapai ±3000 liter dari hydrant.
Akibat kejadian ini, tercatat satu bantalan rel kereta api (Daops 1 Merak) mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses penghitungan oleh pihak PT KAI Persero.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan warga di sekitar lokasi, yang kemudian menjalar hingga ke area rel kereta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Drs. H. Agus Ubaidillah, MM, melalui jajarannya menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah di lingkungan pemukiman maupun fasilitas umum lainnya, karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang membahayakan,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa kelalaian kecil dapat berdampak besar, terutama jika menyangkut objek vital seperti jalur transportasi publik.















