SERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni, langsung tancap gas di Safari Ramadan 1447 Hijriah. Pada kegiatan perdana yang digelar di Masjid Raya Al-Bantani, Senin (23/2/2026), Andra menggelontorkan bantuan sosial fantastis senilai Rp233 juta untuk masyarakat Kota Serang.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari mustahik, guru ngaji, ustaz, marbot, pemandi jenazah, hingga bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sarana air bersih.
Total sebanyak 300 mustahik menerima bantuan zakat dengan anggaran Rp30 juta. Selain itu, bantuan pendidikan untuk siswa setingkat SLTA mencapai Rp18 juta. Tak hanya itu, dua lembaga pendidikan keagamaan, dua masjid dan musala masing-masing mendapat bantuan Rp20 juta.
Santunan juga diberikan kepada 10 guru madrasah, 10 guru ngaji, 10 pengurus masjid, serta 10 pemandi jenazah. Sementara dua unit RTLH masing-masing menerima bantuan Rp50 juta. Untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan lima sarana air bersih dengan total Rp75 juta.
Pada kesempatan tersebut, Andra Soni secara simbolis menyerahkan bantuan kepada duafa, marbot, guru ngaji, serta Pondok Pesantren A’l Arbain di Kecamatan Curug, Kota Serang.
“Bulan Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan membantu sesama. Mudah-mudahan puasa yang kita jalankan ini bukan hanya mendapat pahala, tetapi juga keberkahan,” ujar Andra.
Ia menegaskan, masjid merupakan pusat peradaban umat. Karena itu, memakmurkan masjid menjadi tanggung jawab bersama. Pemprov Banten bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten akan menggelar Safari Ramadan di seluruh daerah, dengan masjid dan musala sebagai pusat kegiatan.
Tak hanya soal santunan, Andra juga mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf masjid dan musala. Saat ini, dari sekitar 15 ribu masjid dan musala di Banten, baru sekitar 9 ribu yang telah tersertifikasi.
“Kita harus berkolaborasi agar seluruh tanah wakaf masjid bisa segera tersertifikasi,” tegasnya.
Ketua DMI Provinsi Banten, Bunyamin Hafidz, mengapresiasi langkah Gubernur Andra Soni yang melibatkan DMI dalam Safari Ramadan.
“Ini kebahagiaan bagi kami. Para marbot, guru ngaji, dan pemandi jenazah yang selama ini bekerja dengan penuh keikhlasan, ternyata mendapatkan perhatian nyata dari pemerintah,” ujarnya.
Safari Ramadan perdana ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Banten tidak hanya berbicara program, tetapi langsung bergerak nyata menyentuh masyarakat hingga akar rumput.















