SERANG, RUBRIKBANTEN – Politisi Partai Gerindra sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Provinsi Banten di Kabupaten Serang.
Menurut Muhibbin, program CKG yang dilaksanakan Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menilai pelaksanaannya di Kabupaten Serang telah melampaui target nasional.
“Pertama, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Pemerintah Provinsi Banten, dalam hal ini Gubernur Banten dan Kadinkes Provinsi, yang sudah berkali-kali melaksanakan kegiatan cek kesehatan gratis di Kabupaten Serang,” kata Ahmad Muhibbin.
Ia mengatakan, capaian pelaksanaan CKG di Kabupaten Serang menjadi indikator bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
“Dan hasilnya tercermin bahwa Kabupaten Serang sudah melampaui target nasional kaitan dengan pelaksanaan cek kesehatan gratis,” ujarnya.
Muhibbin menilai CKG tidak semata-mata sebagai kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Cek kesehatan gratis ini harus kita maknai sebagai bentuk kehadiran negara untuk kesehatan rakyat,” tegasnya.
Menurut dia, akses kesehatan yang merata dan memadai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat bangsa.
“Tidak mungkin kita menjadi suatu bangsa yang kuat apabila kita tidak memberikan layanan kesehatan dan akses yang merata dan memadai untuk rakyat Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Muhibbin mengapresiasi mekanisme CKG yang tidak berhenti pada pemeriksaan. Menurutnya, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan awal sesuai kebutuhannya.
“Kita terbukti dari angka, terbukti dari angka. Dan kemudian cek kesehatan gratis ini seperti apa yang disampaikan oleh Ibu Kadinkes, bahwa bukan hanya dicek, hasilnya langsung ketahuan dan kemudian langsung diobati,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai persoalan kesehatan.
Muhibbin juga mengingatkan masyarakat yang masih memiliki keluhan setelah mendapatkan obat agar melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan pemerintah.
“Dan ketika obatnya habis, dan kondisi sakitnya masih ada, itu disarankan untuk ke puskesmas dan rumah sakit pemerintah,” pungkasnya.















