Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanSosial

537 Warga Binaan Lapas Serang Dapat Remisi Lebaran, Momentum Bangkit dan Berubah

207
×

537 Warga Binaan Lapas Serang Dapat Remisi Lebaran, Momentum Bangkit dan Berubah

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang saat ratusan warga binaan menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 537 orang memperoleh pengurangan masa pidana yang diberikan usai pelaksanaan salat Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026).

Penyerahan remisi berlangsung di lapangan dalam Lapas Serang dan disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Serang, Riko Stiven, bersama jajaran pejabat struktural. Momentum ini menjadi simbol harapan baru bagi para warga binaan untuk menata kembali masa depan yang lebih baik.

Banner

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten, M. Ali Syeh Banna, memimpin langsung prosesi penyerahan remisi secara simbolis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan hukuman, melainkan bentuk apresiasi negara atas perubahan sikap dan perilaku para warga binaan.

“Remisi ini adalah penghargaan atas upaya kalian dalam memperbaiki diri. Jadikan ini sebagai momentum untuk terus berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, dengan besaran yang bervariasi sesuai masa pidana dan hasil penilaian pembinaan selama menjalani hukuman.

Baca juga:  Kasus Narkoba di Citangkil Tertinggi, Polres Cilegon Ungkap 19 Kasus Selama Mei-Juni 2026

Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan aman, mencerminkan suasana Idul Fitri yang sarat makna pengampunan dan pembaruan diri di balik tembok pemasyarakatan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!