Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKabupaten PandeglangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Andra Soni Sebut Santri Pilar Pembangunan Banten, Dorong Pesantren Jadi Penggerak Ekonomi Umat

29
×

Andra Soni Sebut Santri Pilar Pembangunan Banten, Dorong Pesantren Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pondok pesantren dan para santri memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Santri dinilai bukan hanya sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemandirian umat, pengembangan sumber daya manusia, hingga pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat melepas peserta Jalan Sehat Sarungan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Coconut Island, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10/2026).

Banner

“Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026. Provinsi Banten terkenal dengan santrinya. Saya yakin Provinsi Banten maju bersama santri,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, Banten memiliki sejarah panjang dan tradisi pesantren yang kuat. Keberadaan pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan modal sosial dan intelektual yang harus terus dikembangkan menjadi kekuatan pembangunan daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen meningkatkan pemerataan akses pendidikan, memperkuat kompetensi ustaz dan pengasuh pondok pesantren, meningkatkan literasi, serta membuka peluang bagi santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Baca juga:  Cilegon Siapkan “Monumen Pers Siber” Pertama di Banten, Wali Kota Robinsar: Bukti Sejarah Lahirnya SMSI dari Tanah Baja

Andra Soni menilai, potensi besar pesantren harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman, termasuk dalam mencetak generasi yang memiliki kemampuan intelektual, karakter kuat, dan daya saing.

“Kepada para santri, saya berpesan teruslah belajar, pegang teguh sanad keilmuan dan warisan ulama, serta resilien atau tanggap terhadap perubahan zaman,” pesannya.

Ia juga berharap para santri tidak hanya berhenti pada penguasaan ilmu agama, tetapi mampu mengambil peran lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, pendidikan, maupun dunia usaha.

Menurutnya, lulusan pesantren memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin dan berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

“Menjadi guru ngaji, ulama, akademisi, pengusaha, birokrat, ilmuwan, dan pemimpin. Apa pun profesinya, semuanya harus berangkat dari niat untuk mengabdi dan memberikan kemaslahatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Santri Nasional sebagai penguat persatuan dan semangat membangun daerah.

“Mari kita jadikan semangat Hari Santri sebagai energi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, merawat kebhinekaan, serta membangun Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” katanya.

Baca juga:  Dualisme PWI Banten Tamat! Rian Nopandra Resmi Jadi Ketua Sah, Pusat Tegaskan “PWI Rumah Kita Semua”

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, KH Hafidz Gunawan, menjelaskan bahwa peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Banten sengaja dipusatkan di Kabupaten Pandeglang.

Pemilihan kawasan wisata tersebut sekaligus menjadi upaya mendukung promosi dan pengembangan sektor pariwisata Banten.

“Dari kemarin diisi dengan khotmil Quran, bahtsul masail, jalan santai sarungan, istighotsah, dan bedah buku,” jelasnya.

Selain kegiatan keagamaan dan jalan sehat, peringatan Hari Santri Nasional tersebut juga diwarnai aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 218 anak yatim serta penyaluran bantuan bagi pondok pesantren.

Adapun kegiatan Jalan Sehat Sarungan mengambil titik awal di Coconut Island, Caringin, Labuan, dan berakhir di Pondok Pesantren Manbaul Qur’an, Saung Shoang, Pondok Huffadz Manbaul Qur’an, Kampung Sukahati, Kalanganyar, Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pesantren dan santri memiliki posisi penting dalam mewujudkan pembangunan Banten yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga penguatan nilai keagamaan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!