Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Target Swasembada Pangan, DKPP Serang Tanam Padi 500 Hektare, Hasil Panen Dibidik 12 Ton

23
×

Target Swasembada Pangan, DKPP Serang Tanam Padi 500 Hektare, Hasil Panen Dibidik 12 Ton

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang menggelar Gerakan Tanam Padi serentak di lahan seluas 500 hektare yang tersebar di 29 kecamatan, Rabu (30/9/2026). Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang sekaligus upaya mendorong swasembada pangan.

Penanaman dipusatkan di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, dengan menerapkan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agricultural System). Melalui metode tersebut, DKPP Kabupaten Serang menargetkan peningkatan produktivitas padi hingga dua kali lipat dibandingkan hasil panen yang selama ini diperoleh petani.

Banner

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan gerakan tanam padi seluas 500 hektare tersebut merupakan aksi nyata pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memaknai peringatan lima abad Kabupaten Serang.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita melakukan aksi nyata untuk mendukung 500 tahun Kabupaten Serang dengan penanaman gerakan tanam padi sebanyak 500 hektare dengan pola PM-AAS atau Pertanian Modern–Advanced Agricultural System,” kata Suhardjo di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan penanaman berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Luasan 500 hektare dipilih selaras dengan momentum peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang.

Baca juga:  Langganan Banjir, SDN Masigit 1 Dapat Bantuan Pompa Air dari Dindikbud Cilegon

Menurut Suhardjo, penerapan metode PM-AAS memiliki perbedaan dengan pola penanaman padi yang biasa dilakukan petani, terutama dalam teknik tanam serta penggunaan benih dan pupuk.

Dalam program tersebut, metode yang digunakan adalah Tabela atau tanam benih langsung. Penggunaan benih ditingkatkan dari 20 kilogram menjadi 80 kilogram per hektare. Sementara itu, pupuk urea ditingkatkan dari 100 kilogram menjadi 200 kilogram per hektare.

Adapun penggunaan pupuk NPK disesuaikan dari 140 kilogram menjadi 100 kilogram per hektare. Penggunaan dolomit juga mempertimbangkan kondisi keasaman atau pH tanah di masing-masing lahan.

“Diharapkan nanti hasilnya meningkat dua kali lipat. Yang biasanya hanya 5 hingga 6 ton menjadi 10 hingga 12 ton,” ujarnya.

Target peningkatan produktivitas tersebut diharapkan dapat memperkuat produksi beras daerah dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Meski demikian, capaian hasil panen nantinya akan menjadi tolok ukur untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode PM-AAS di lapangan.

Suhardjo menambahkan, pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Banten, serta para penyuluh pertanian di Kabupaten Serang.

“Intinya adalah dalam rangka peningkatan produksi padi dan tentunya untuk peningkatan swasembada pangan kita,” katanya.

Baca juga:  Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Pemprov Banten Siagakan Faskes 24 Jam

DKPP Serang Vaksinasi 500 Ekor Sapi dan Kerbau

Selain menggenjot produksi padi, DKPP Kabupaten Serang juga melaksanakan program kesehatan hewan melalui vaksinasi terhadap 500 ekor ternak, terutama sapi dan kerbau.

Kegiatan yang berlangsung pada September hingga Oktober 2026 tersebut diawali di Desa Kebon Ratu, Kecamatan Lebakwangi, kemudian dilanjutkan ke berbagai wilayah peternakan di 29 kecamatan.

Program ini mencakup vaksinasi, pemberian vitamin, pemeriksaan melalui metode swab, serta pengambilan sampel darah untuk mendukung upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Tujuannya supaya masyarakat tenang, peternak tenang, kemudian kesejahteraan juga akan meningkat,” ujar Suhardjo.

Ia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi menyasar sejumlah kecamatan, antara lain Padarincang, Cinangka, Cikande, Lebakwangi, dan Waringinkurung, serta wilayah lainnya di Kabupaten Serang.

Melalui dua program tersebut, DKPP Kabupaten Serang berupaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kesehatan ternak. Kedua sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang pada momentum peringatan Hari Jadi ke-500.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!