Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kemarau Mencekik Serang, PKS “Ketuk Pintu Langit” Minta Hujan Segera Turun

64
×

Kemarau Mencekik Serang, PKS “Ketuk Pintu Langit” Minta Hujan Segera Turun

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Serang mulai berdampak pada kehidupan masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Serang menggelar shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan, Minggu (13/9/2026).

Shalat Istisqa digelar di halaman Kantor DPTD PKS Kabupaten Serang sekitar pukul 07.30 WIB. Pengurus, kader, dan warga sekitar mengikuti ibadah tersebut dengan khusyuk.

Banner

Ustaz Ma’mun bertindak sebagai imam, sementara khutbah disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof. Dr. Moh. Mukhsin.

Ketua DPTD PKS Kabupaten Serang, Oka Imran, mengatakan shalat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus pengingat agar masyarakat tidak hanya berusaha secara lahiriah dalam menghadapi kekeringan.

Menurutnya, kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai semakin terasa dampaknya. Kondisi tersebut juga diperberat dengan munculnya debu yang berasal dari jalanan maupun abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026.

“Situasi ini mengingatkan kita untuk senantiasa berharap kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta. Dampaknya benar-benar terasa bagi masyarakat,” kata Oka.

Baca juga:  Ketua DPRD Serang Dorong Penanganan Banjir Terpadu Satu Komando

Ia berharap pelaksanaan shalat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat doa sekaligus ikhtiar bersama agar kemarau segera berakhir.

“Kita berharap kemarau panjang yang sudah berlangsung cukup lama ini segera selesai dengan datangnya musim hujan yang membawa keberkahan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Moh. Mukhsin dalam khutbahnya mengajak masyarakat memperbanyak istigfar atau memohon ampun kepada Allah SWT sebagai bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan.

“Kita mengetuk pintu langit supaya Allah segera menurunkan hujan yang membawa berkah dan rahmat. Mudah-mudahan kondisi kemarau yang menyebabkan kekeringan di mana-mana ini segera berakhir,” kata Mukhsin.

Mukhsin mengutip Al-Qur’an Surat Nuh ayat 10 dan 11 yang berisi ajakan untuk memohon ampun kepada Allah SWT serta janji turunnya hujan yang lebat.

Menurutnya, di tengah keterbatasan air dan kondisi lingkungan yang memprihatinkan, doa bersama menjadi penguat harapan masyarakat agar hujan segera turun dan memberikan manfaat.

Namun, Mukhsin juga mengingatkan agar hujan yang nantinya turun tidak justru menimbulkan bencana.

“Kita berharap hujan yang turun membawa rahmat dan berkah, bukan menjadi musibah,” tuturnya.

Baca juga:  PKK–BKKBN Gaspol! Banten Tancap Gas Wujudkan Keluarga Tangguh dan Bebas Stunting

Shalat Istisqa tersebut menjadi ikhtiar spiritual masyarakat Kabupaten Serang di tengah kemarau panjang yang mulai menekan ketersediaan air dan memperburuk kondisi lingkungan.

Di tengah penantian turunnya hujan, doa pun dipanjatkan agar kemarau segera berakhir dan hujan yang datang benar-benar menjadi rahmat bagi masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!