Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten Bidik Kampus Top Dunia, Andra Soni Gaspol Cetak Talenta Global Lewat “Banten Merebut Garuda”

148
×

Banten Bidik Kampus Top Dunia, Andra Soni Gaspol Cetak Talenta Global Lewat “Banten Merebut Garuda”

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin keterbatasan ekonomi dan latar belakang sekolah menjadi tembok bagi anak-anak daerah untuk menembus perguruan tinggi terbaik dunia.

Semangat itu diwujudkan melalui program Super Camp “Banten Merebut Garuda” yang digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Sabtu (29/8/2026).

Banner

Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas sekaligus menyiapkan talenta muda daerah agar mampu bersaing dalam perebutan beasiswa dan kursi perguruan tinggi bergengsi, baik di dalam maupun luar negeri.

Sebanyak 106 pelajar terpilih dari 250 pendaftar mengikuti program tersebut. Mereka berasal dari 30 SMA negeri di seluruh Provinsi Banten.

Andra Soni menegaskan, kesempatan memperoleh pendidikan terbaik tidak boleh hanya menjadi milik anak-anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi tinggi.

“Keterbatasan masa lalu bukanlah takdir permanen. Jangan pernah berkecil hati hanya karena kalian berasal dari tempat yang jauh, sekolah daerah, atau keluarga sederhana,” ujar Andra di hadapan para peserta.

Menurut Andra, Super Camp bukan sekadar kegiatan dua hari. Program itu dirancang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Banten.

Baca juga:  Pemerintah Kebut Penetapan Lahan Sawah Dilindungi, Target 17 Provinsi Rampung Juni 2026

“Program ini dirancang sebagai inkubator intensif, sebuah galah yang memperpanjang jangkauan kalian untuk melompati batasan, menembus dinding-dinding perguruan tinggi terbaik di dunia,” tegasnya.

Target 50 Persen Kuliah ke Luar Negeri

Antusiasme peserta terlihat dari ambisi yang mereka bawa. Salah satunya Kartika Azahra Enselia, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Cipanas, Kabupaten Lebak.

Kartika menjadikan Super Camp sebagai momentum untuk memperkuat persiapannya mengejar cita-cita melanjutkan pendidikan ke Australia melalui jalur beasiswa.

“Saya berharap bisa semakin berkembang dan diterima di perguruan tinggi yang saya inginkan melalui beasiswa,” katanya.

Ambisi serupa datang dari Arleeva Shereen, siswi kelas XII SMA Negeri 3 Kota Tangerang. Ia bahkan telah mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris dengan belajar IELTS secara mandiri.

Targetnya tak main-main, yakni National University of Singapore (NUS) atau University of Malaya.

“Program ini sangat cocok dengan rencana saya untuk kuliah ke luar negeri,” ucap Arleeva.

Program ini tidak berhenti setelah Super Camp yang berlangsung pada 29-30 Agustus 2026. Para peserta akan menjalani mentorship selama enam bulan.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten Jamaluddin mengatakan, sebanyak 22 mentor berpengalaman di bidang pendidikan dalam dan luar negeri akan mendampingi 106 peserta tersebut.

Baca juga:  PLN Cetak Rekor! Gangguan Listrik Turun Drastis, Pengguna PLN Mobile Tembus 52 Juta

Dengan pola pendampingan sekitar satu mentor untuk lima peserta, pembinaan akan diarahkan pada berbagai aspek yang dibutuhkan untuk memenangkan persaingan beasiswa global.

“Pembinaan akan difokuskan pada penguatan motivasi dan karakter, kesiapan teknis dan administrasi beasiswa, kemampuan bahasa Inggris, hingga pembangunan jejaring global,” papar Jamaluddin.

Program tersebut merupakan kolaborasi Dindikbud Banten, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Google Indonesia, PT Krakatau Sarana Infrastruktur, serta sejumlah mitra lainnya.

Andra Soni juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar prestasi akademik. Menurutnya, kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan adab, integritas, kemampuan beradaptasi, serta kecakapan menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Melalui program tersebut, Pemprov Banten menargetkan minimal 50 persen dari 106 peserta mampu melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui beasiswa kompetitif, termasuk Beasiswa Garuda dan Beasiswa Indonesia Maju, pada 2027.

Super Camp “Banten Merebut Garuda” pun diposisikan bukan sekadar program pendidikan, tetapi sebagai taruhan Pemprov Banten untuk membuktikan bahwa anak daerah juga mampu merebut panggung pendidikan dunia.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!