Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialUMKM

UMKM Cilegon Didorong Naik Kelas, Pemkot Perluas Akses KUR bagi 18 Ribu Pelaku Usaha

38
×

UMKM Cilegon Didorong Naik Kelas, Pemkot Perluas Akses KUR bagi 18 Ribu Pelaku Usaha

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon terus memperkuat upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peningkatan akses pembiayaan formal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bertema “Mewujudkan UMKM Naik Kelas melalui Akses Pembiayaan KUR yang Cepat, Mudah, dan Terjangkau” di Aula Setda Kota Cilegon, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Cilegon Tahun 2026 tersebut menghadirkan narasumber dari OJK Provinsi Banten, Bank BJB Cabang Cilegon, dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon. Sebanyak 100 pelaku UMKM binaan mengikuti sosialisasi guna memperoleh pemahaman mengenai akses pembiayaan untuk pengembangan usaha.

Banner

Mewakili Pemerintah Kota Cilegon, Asisten Daerah II Setda Kota Cilegon, Dana Sujaksani, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan perbankan sangat penting dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Kami mengapresiasi OJK Provinsi Banten, Bank Jabar Banten, serta seluruh pihak yang telah bersinergi dalam penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM di Kota Cilegon,” ujar Dana.

Menurutnya, UMKM merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah karena berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi. Karena itu, Pemkot Cilegon terus mendorong penguatan sektor tersebut melalui berbagai program, termasuk Program 5.000 Wirausaha Baru.

Baca juga:  Robinsar Siap Dikritik, Walikota Cilegon Tegaskan Transparansi dan Akses Informasi Tanpa Diskriminasi

Dana mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 18 ribu pelaku usaha mikro yang telah terdata di Kota Cilegon. Potensi tersebut dinilai menjadi kekuatan ekonomi yang harus terus diperkuat melalui pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, dan kemudahan akses terhadap pembiayaan formal.

“Masih banyak pelaku usaha yang memiliki prospek baik namun belum memahami mekanisme maupun persyaratan untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. Sosialisasi KUR ini menjadi sarana edukasi yang penting agar mereka dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang telah disediakan pemerintah,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai tata cara pengajuan KUR, tetapi juga mampu mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mengembangkan usahanya agar mampu naik kelas menjadi usaha yang lebih maju dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Cilegon, Yunan Nurcholis, menjelaskan bahwa sosialisasi KUR digelar untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap akses pembiayaan formal yang selama ini masih menjadi salah satu kendala utama pengembangan usaha.

Baca juga:  Rp32 M Digelontorkan! Jalan PCI–Bethsaida Cilegon Dibeton Total

“UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun masih terdapat berbagai kendala dalam memperoleh akses pembiayaan formal,” ujarnya.

Yunan menyebutkan, lebih dari 99 persen pelaku usaha di Kota Cilegon berada pada kategori usaha mikro. Karena itu, program UMKM naik kelas menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan skala usaha masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, terdapat 18.279 unit usaha mikro, 22 unit usaha kecil, dan 7 unit usaha menengah yang telah tervalidasi dalam sistem pendataan UMKM daerah.

“Data tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang dimiliki sektor UMKM. Melalui kegiatan ini kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang memahami manfaat, persyaratan, dan tata cara pengajuan KUR sehingga dapat memanfaatkan pembiayaan formal untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Melalui program TPAKD dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Cilegon menargetkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM agar tumbuh lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!