Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomi

Gerai Samsat Cibeber Diresmikan, Pemkot Cilegon Genjot Kepatuhan Pajak Warga

59
×

Gerai Samsat Cibeber Diresmikan, Pemkot Cilegon Genjot Kepatuhan Pajak Warga

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui perluasan akses layanan perpajakan. Hal ini ditandai dengan peresmian Gerai Samsat di Kecamatan Cibeber oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, pada Jumat (24/4/2026).

Robinsar menegaskan, kehadiran gerai Samsat di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.

Banner

“Layanan yang lebih dekat diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Dengan kemudahan akses ini, kita optimistis penerimaan pajak daerah akan semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian penerimaan pajak dari layanan yang sudah berjalan saat ini menunjukkan tren positif. Ke depan, Pemkot Cilegon akan terus mengoptimalkan melalui inovasi pelayanan yang lebih terintegrasi.

Salah satu inovasi yang disiapkan adalah konsep pelayanan terpadu satu pintu yang menggabungkan berbagai jenis pajak dalam satu lokasi.

“Kita arahkan ke sistem satu pintu, sehingga masyarakat cukup datang ke satu tempat untuk menyelesaikan berbagai urusan pajak, baik pajak kendaraan maupun Pajak Bumi dan Bangunan,” jelas Robinsar.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Lepas 136 Pendekar Cilik Banten ke Kejurnas Karate BKC 2025: Tunjukkan Semangat Jawara di Arena Nasional

Selain itu, Pemkot Cilegon juga akan memperkuat strategi pendataan wajib pajak hingga ke tingkat kecamatan. Pendekatan jemput bola akan diterapkan untuk menjangkau masyarakat yang belum terdata maupun yang masih menunggak pajak.

Di sisi lain, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten, Rd. Berly Rizki Natakusumah, mengapresiasi langkah Pemkot Cilegon dalam memperluas jangkauan layanan perpajakan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

“Sinergi ini menjadi kunci. Pemerintah kabupaten/kota melakukan pendataan, sementara provinsi melanjutkan proses penagihan. Dengan pola ini, potensi yang ada dapat dimaksimalkan,” ungkapnya.

Berly juga menyebutkan, potensi pajak kendaraan di Provinsi Banten masih sangat besar, mengingat masih terdapat jutaan kendaraan yang belum sepenuhnya memenuhi kewajiban pajaknya.

Sementara itu, Kepala Samsat Kota Cilegon, TB Moh. Kurniawan, menjelaskan bahwa keberadaan gerai Samsat di Kecamatan Cibeber menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus mendekatkan interaksi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Dengan jumlah kendaraan di Kota Cilegon yang mendekati 250 ribu unit dan masih adanya puluhan ribu tunggakan, kehadiran gerai ini menjadi solusi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” jelasnya.

Baca juga:  Bupati Ratu Zakiyah Gaspol 16 Program Unggulan, Targetkan Kabupaten Serang Bahagia 2029

Ke depan, pihaknya juga akan mengoptimalkan pelayanan lapangan melalui kunjungan langsung kepada wajib pajak yang menunggak, setelah dilakukan validasi data secara menyeluruh.

“Petugas akan turun langsung untuk memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat, sehingga kesadaran membayar pajak dapat terus meningkat,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!