CILEGON, RUBRIKBANTEN – Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon dipastikan semakin semarak. Masjid kebanggaan masyarakat Kota Cilegon ini menghadirkan rangkaian kegiatan ibadah dan program keislaman intensif sepanjang bulan suci, mulai dari Tarawih dengan bacaan satu malam satu juz, hingga itikaf dan kajian akbar.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Ikhlas, Ahmad Slamet Ibnu Syam, mengatakan bahwa Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk menjadikan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus penguatan ukhuwah umat.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian jamaah adalah pelaksanaan Salat Tarawih dengan target khatam Al-Qur’an 30 juz selama Ramadan.
“Tarawih kita jalankan dengan bacaan satu juz setiap malam. Insyaallah selama satu bulan Ramadan, Al-Qur’an bisa khatam 30 juz,” ungkap Kiyai Slamet saat dikonfirmasi melalui sambungan telphon, Kamis (19/2/2026).
Program tersebut sudah dimulai sejak awal Ramadan dan kini terus berjalan sesuai jadwal. Selain Tarawih, Masjid Agung Nurul Ikhlas juga menyiapkan agenda ibadah khusus di 10 hari terakhir Ramadan, seperti itikaf, qiyamul lail, serta tahajud berjamaah.
“Di 10 malam terakhir nanti ada itikaf, qiyamul lail, dan tahajud dengan bacaan satu juz juga,” jelas Ahmad Slamet.
Tak hanya kegiatan ibadah, masjid juga menghadirkan berbagai kajian Ramadan, mulai dari kultum setelah Tarawih, kajian tematik, hingga kajian besar yang terbuka untuk seluruh masyarakat, termasuk kajian khusus muslimah.
“Nanti ada kajian umum, kajian besar, termasuk kajian muslimah. Semuanya terbuka untuk masyarakat,” tambahnya.
Ahmad Slamet pun mengajak seluruh warga Cilegon untuk menjadikan Masjid Agung Nurul Ikhlas sebagai pusat kegiatan Ramadan dan memperbanyak amal ibadah.
“Ayo sama-sama kita ramaikan dan makmurkan masjid kebanggaan masyarakat Cilegon ini. Kami siap menyambut seluruh jamaah untuk beribadah selama Ramadan,” pungkasnya.













