CILEGON, RUBRIKBANTEN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Cilegon telah dimanfaatkan sekitar 252 ribu warga atau setara dengan 52 persen dari total penduduk. Pemerintah Provinsi Banten mendorong masyarakat terus memanfaatkan program tersebut untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
Hal itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Gedung Cilegon Center, Kota Cilegon.
Andra mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan adanya perubahan kesadaran. Jika sebelumnya sebagian masyarakat masih merasa takut untuk memeriksakan kesehatan, kini mereka justru berbondong-bondong datang ke fasilitas kesehatan.
“Ini adalah program yang sangat bagus. Dengan adanya cek kesehatan gratis, masyarakat berduyun-duyun datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan kesehatannya,” kata Andra.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, masih ditemukan sejumlah persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian, terutama hipertensi dan diabetes.
“Seperti biasa, kami masih menemukan di Cilegon. Pertama adalah kaitan dengan hipertensi, kedua adalah kaitan dengan diabetes. Dua hal ini bisa menyebabkan komplikasi,” ujarnya.
Menurut Andra, masyarakat yang membutuhkan pengobatan dapat memperoleh obat dan melakukan kontrol lanjutan di puskesmas terdekat apabila obat yang diberikan telah habis.
“Disediakan obat, kemudian bila obatnya habis, masyarakat bisa cek atau kontrol lagi ke puskesmas terdekat dan kemudian mendapatkan obatnya,” jelasnya.
Andra juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Cilegon terhadap pelaksanaan program CKG. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Cilegon yang dinilai terus memberikan dukungan terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Secara keseluruhan di Provinsi Banten, Andra menyebut lebih dari 7,2 juta warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan selama periode 2026.
“7 juta lebih, 7,2 juta lebih warga Banten telah memeriksakan kesehatannya selama periode 2026. Perkiraan kami ini bisa sampai dengan 8 juta warga Banten akan memeriksakan kesehatannya,” katanya.
Ia mengajak masyarakat yang belum mengikuti program tersebut agar memanfaatkan layanan CKG sebagai langkah awal mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.
“Manfaatkan program ini karena memeriksakan kesehatan merupakan salah satu langkah awal untuk menuju masyarakat yang sehat,” pungkasnya.















