CILEGON, RUBRIKBANTEN – Warga Lingkungan Pendilan, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, meluapkan kekecewaan atas kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki. Sebagai bentuk protes, jalan tersebut ditanami pohon pisang dan bahkan dimanfaatkan sebagai tempat pemancingan oleh warga sekitar.
Aksi unik namun menyentil ini dilakukan lantaran kondisi jalan yang berlubang, tergenang air, dan membahayakan pengguna jalan sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius. Warga menilai langkah tersebut sebagai sindiran keras kepada Pemerintah Kota Cilegon agar segera bertindak.
“Kalau sudah bisa ditanami pisang dan dijadikan kolam, berarti jalannya benar-benar rusak parah,” ujar salah satu warga setempat, Sohari.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Cilegon, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera melakukan perbaikan jalan. Mereka berharap pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban baru turun tangan.
Warga menegaskan, akses jalan tersebut sangat vital untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari anak sekolah hingga mobilitas ekonomi warga. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dikhawatirkan semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Jangan tunggu viral atau ada korban dulu, baru diperbaiki,” tegas warga lainnya.















