Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pemilihan RW 03 Sukmajaya Dinilai Tak Rasional

151
×

Pemilihan RW 03 Sukmajaya Dinilai Tak Rasional

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Pelaksanaan Pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 03 di Lingkungan Periuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/1/2026), menuai sorotan dan dinilai tidak rasional.

Salah satu Ketua RT di Lingkungan Periuk mengungkapkan adanya kejanggalan sejak proses pembentukan panitia pemilihan Ketua RW yang dianggap tidak transparan.

Banner

“Sebelumnya, rapat pembentukan panitia pemilihan Ketua RT dilakukan secara terbuka di masjid dan melibatkan warga. Namun saat pembentukan panitia pemilihan Ketua RW justru hanya mengundang orang-orang tertentu di kantor kelurahan. Unsur pengurus RT tidak diundang, bahkan sebagian besar yang hadir memiliki hubungan keluarga dengan salah satu calon,” ungkapnya, Kamis (29/1/2026).

Ia juga menyoroti teknis pelaksanaan pemilihan yang dinilai tidak masuk akal. Pasalnya, jumlah pemilih disebut mencapai lebih dari seribu suara, namun panitia hanya menyiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dengan jumlah pemilih sebanyak itu dan hanya satu TPS, pasti akan terjadi antrean panjang dan warga berjubel. Jadwal pemilihan pun hanya dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB. Ini jelas tidak logis,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Serang Gelontorkan 62 Ton Beras, Ribuan Warga Terdampak Banjir Diselamatkan

Ia membandingkan dengan pelaksanaan Pilkada, di mana satu TPS biasanya hanya melayani sekitar 300 hingga 400 pemilih dengan waktu pemungutan suara dari pagi hingga siang hari.

“Saya sudah pernah mengusulkan penambahan TPS dalam musyawarah, tapi seolah tidak digubris oleh pihak kelurahan sebagai penyelenggara. Kalau tetap satu TPS, yang dirugikan jelas warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Trantibum Kelurahan Sukmajaya, Dedi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Kelurahan Sukmajaya, Irfan Sinhaji, juga belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!