Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Rekonstruksi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di BBS 3, Orang Tua Korban Minta Hukuman Mati

209
×

Rekonstruksi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di BBS 3, Orang Tua Korban Minta Hukuman Mati

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pihak kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis terhadap seorang bocah berusia 9 tahun yang terjadi di lingkungan perumahan mewah BBS 3, Kota Cilegon, Banten. Rekonstruksi dilakukan untuk mengungkap secara detail rangkaian peristiwa pembunuhan yang menggemparkan publik tersebut.

Korban diketahui merupakan anak dari seorang petinggi partai politik sekaligus pengusaha ternama. Rekonstruksi digelar oleh jajaran Polres Cilegon bersama Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Banten, dengan pengamanan ketat di lokasi kejadian.

Banner

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tersangka berinisial HA, warga kelahiran Palembang. HA ditangkap setelah terbukti melakukan aksi pembobolan rumah mewah milik mantan anggota DPRD Cilegon, yang berujung pada pembunuhan sadis terhadap korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, motif tersangka didorong oleh tekanan ekonomi. HA diketahui mengalami kerugian besar akibat bermain aset kripto, hingga terlilit utang ke perusahaan dan perbankan. Terdesak kondisi tersebut, HA nekat menjalani aksi kriminal sebagai pencuri spesialis rumah mewah di wilayah Cilegon dan sekitarnya.

Usai rekonstruksi, Maman, orang tua korban, menyampaikan sikapnya kepada awak media. Ia menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan.

Baca juga:  Cilegon Jadi Pilot Project Program Pemerintah Pusat: Cek Kesehatan Gratis dan Makan Bergizi Gratis, Ditingkatkan Pengawasan Oleh Kejari dan Forkopimda

“Kita hormati proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Kalau melihat tersangka, ya saya lihat. Cuman saya enggak mengikuti dari awal, hanya bagian atas saja,” ujarnya.

Maman juga menegaskan bahwa berdasarkan apa yang ia lihat dalam rekonstruksi, terdapat kecocokan dengan peristiwa yang terjadi. Ia berharap tersangka dijerat dengan hukuman maksimal.

“Insya Allah ada kecocokan. Harusnya ini berencana. Kalau ditetapkan hukuman mati, enggak ada masalah. Kita mintanya yang berencana,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat dan kembali menyoroti meningkatnya kejahatan berat dengan motif ekonomi di kawasan perkotaan. Polisi menegaskan akan menuntaskan penyidikan secara profesional dan transparan hingga ke meja persidangan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!