PANDEGLANG, RUBRIKBANTEN — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa pengajian dan majelis taklim memiliki peran strategis dalam mempererat silaturahmi antarwarga. Melalui silaturahmi tersebut, Allah SWT menjanjikan umur yang dipanjangkan serta rezeki yang dilimpahkan kepada umat-Nya.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pengajian rutin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang yang dirangkai dengan Peringatan Isra Mikraj di Pondok Pesantren Al-Kallam Kadudahu, Desa Banyuresmi, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (24/1/2026).
“Salat adalah perintah langsung dari Allah SWT. Jika ingin selamat, dirikanlah salat,” tegas Dimyati di hadapan para jamaah.
Ia menjelaskan, peristiwa Isra Mikraj merupakan bukti nyata kebesaran Allah SWT yang tidak dapat dijangkau oleh akal manusia yang kufur. “Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT,” ujarnya.
Dimyati juga mengingatkan bahwa dalam perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW diperlihatkan gambaran surga dan neraka sebagai pelajaran bagi umat manusia.
“Mudah-mudahan kita semua termasuk orang yang selamat di dunia dan akhirat. Amin,” tambahnya.
Menurutnya, terdapat ibadah yang membutuhkan pengorbanan besar, seperti ibadah haji dan pembangunan masjid. Namun, ada pula ibadah yang ringan dan terjangkau, salah satunya menghadiri pengajian atau majelis taklim.
“Manfaatnya luar biasa, silaturahmi terjaga, umur dipanjangkan, dan rezeki dilapangkan. Saya sangat menyambut baik kegiatan pengajian seperti ini,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai wujud kepedulian, Wagub Banten menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Pemerintah Provinsi Banten kepada Pondok Pesantren Al-Kallam Kadudahu.















