Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKesehatanKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Uap Kuning PT Vopak Bikin Warga Sesak, 3 Orang Dilarikan ke RS

114
×

Uap Kuning PT Vopak Bikin Warga Sesak, 3 Orang Dilarikan ke RS

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – PT Vopak Terminal Merak angkat bicara terkait munculnya uap berwarna kuning yang diduga berdampak pada kesehatan warga sekitar. Perusahaan memastikan akan melakukan pemantauan kesehatan secara penuh hingga kondisi masyarakat benar-benar stabil dan dinyatakan aman.

Dokter PT Vopak Terminal Merak, Dr. Egy, menyampaikan bahwa perusahaan telah menurunkan tim medis untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang terdampak.

Banner

“Monitoring kami akan dilakukan secara penuh sampai kami melihat kondisi warga benar-benar stabil dan sehat,” ujarnya dalam wawancara kemarin selasa di PT Vopak Terminal Merak, Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan data sementara, sebanyak 56 warga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan akibat dugaan paparan uap tersebut. Dari jumlah itu, tiga orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Hermina untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan monitoring. Jika ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat dugaan paparan, langsung diarahkan ke rumah sakit. Sampai saat ini tidak ada kasus yang berat,” jelasnya.

Dr. Egy menyebutkan, keluhan yang dialami warga umumnya berupa iritasi saluran pernapasan dan mata. Setelah dilakukan pemeriksaan medis di fasilitas kesehatan dan dinyatakan aman, warga diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga:  Bupati Ratu Zakiyah Gaspol 16 Program Unggulan, Targetkan Kabupaten Serang Bahagia 2029

“Beberapa warga mengalami iritasi pada saluran pernapasan. Mereka sudah diperiksa dan setelah dinyatakan aman, dipulangkan,” tambahnya.

Terkait sumber uap berwarna kuning yang sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, pihak PT Vopak menegaskan bahwa tidak ada aktivitas produksi saat kejadian berlangsung.

“Saat itu terjadi proses pembersihan yang mengakibatkan pelepasan uap,” katanya.

Meski demikian, PT Vopak belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut terjadi akibat kelalaian atau merupakan bagian dari prosedur operasional.

“Hal itu masih dalam proses penyelidikan internal. Kami belum bisa memberikan kesimpulan,” tegasnya.

Soal kemungkinan kompensasi atau bentuk tanggung jawab perusahaan kepada warga, PT Vopak menyatakan fokus utama saat ini adalah penanganan dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

“Fokus kami adalah penanganan warga terlebih dahulu,” pungkasnya.

Peristiwa ini sempat memicu keresahan warga sekitar yang menduga uap berwarna kuning tersebut berbahaya bagi kesehatan. Hingga kini, PT Vopak mengklaim tidak ditemukan keluhan lanjutan, namun pemantauan akan terus dilakukan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!