JAKARTA, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) DKI Jakarta yang dinilai sukses besar menekan tunggakan pelayanan pertanahan secara drastis dalam waktu singkat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kanwil BPN DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026), sebagai forum evaluasi dan perencanaan strategis pelayanan pertanahan ke depan.
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, menyebut capaian ini sebagai langkah luar biasa dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Saya mengapresiasi jumlah tunggakan layanan pertanahan yang berhasil diselesaikan oleh jajaran Kanwil BPN DKI. Ini luar biasa, dari sekitar 8 ribu tunggakan kini hanya tersisa 208 dan itu diselesaikan hanya dalam beberapa bulan,” ujarnya.
Menurut Afan, Rakerda Kanwil BPN DKI Jakarta menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas layanan pertanahan melalui kolaborasi nyata antara Pemprov DKI Jakarta dan BPN DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kantor Pertanahan se-Provinsi DKI Jakarta serta dukungan dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kantor Pertanahan yang telah menyukseskan program dan kegiatan tahun 2025. Dengan semangat dan kolaborasi yang tulus, kita optimistis dapat mewujudkan pertanahan DKI Jakarta yang maju, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi semua,” tegasnya.
Ia menambahkan, Rakerda Tahun 2026 harus menjadi tolok ukur kinerja dalam meningkatkan pelayanan pertanahan ke depan.
Rakerda Kanwil BPN DKI Jakarta Tahun 2026 mengusung tema “Kolaborasi Jaga Jakarta melalui Peningkatan Kualitas Data dan Layanan Pertanahan”. Melalui forum ini, diharapkan lahir langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat pelayanan pertanahan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan masyarakat DKI Jakarta.















