Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Tokoh Masyarakat Minta Seleksi Sekda Cilegon Berjalan Profesional

44
×

Tokoh Masyarakat Minta Seleksi Sekda Cilegon Berjalan Profesional

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cilegon mendapat perhatian dari tokoh masyarakat. Masyarakat berharap tahapan seleksi hingga penetapan Sekda definitif dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, tiga nama calon Sekda Cilegon yang mengerucut dan diusulkan dalam proses lebih lanjut ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) yakni Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Dana Sujaksani, dan Hayati Nufus.

Banner

Tokoh masyarakat Cilegon, Husen Saidan, mengatakan masyarakat tidak memiliki kepentingan terhadap siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai Sekda. Menurutnya, yang terpenting adalah seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, integritas, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami selaku masyarakat hanya berharap dari seluruh calon yang sudah memenuhi syarat sejak awal, dilakukan evaluasi, tes dan tahapan lainnya dengan betul-betul profesional. Tidak ada unsur mendorong atau rekayasa yang kemudian mendominasi kepada salah satu calon karena kepentingan tertentu,” kata Husen.

Ia menilai posisi Sekda memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda, kata dia, tidak hanya dituntut memiliki kemampuan administratif dan manajerial, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga:  Tanam Pohon, Kapolda Banten Tegaskan Sanksi Pidana bagi Perusak Lingkungan

“Sekda itu salah satu pemimpin ASN. Karena itu harus menjadi panutan dan mampu memberikan contoh kepada seluruh ASN,” ujarnya.

Husen juga berharap calon yang nantinya ditetapkan benar-benar memiliki integritas serta tidak memiliki persoalan yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Menurutnya, proses seleksi harus mampu menghasilkan sosok yang dapat bekerja secara profesional dan membantu Wali Kota serta Wakil Wali Kota Cilegon menjalankan program pemerintahan.

“Siapa pun Sekdanya, saya tidak punya kepentingan. Yang penting tidak melanggar etik dan norma, bisa berjalan bersama, duduk bersama, sejalan dengan Wali Kota, serta tidak memiliki kepentingan politik,” katanya.

Ia menambahkan, kondusivitas pemerintahan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, calon Sekda yang dipilih diharapkan merupakan figur terbaik dari seluruh kandidat yang telah mengikuti proses seleksi.

“Kalau memang ingin mengangkat derajat sebagai pemimpin ASN, pilih yang terbaik. Dari yang baik semuanya, pilih yang terbaik, pilih yang tidak punya persoalan yang nantinya menimbulkan gejolak,” ujarnya.

Husen menegaskan, masyarakat pada dasarnya menginginkan pemerintahan Kota Cilegon berjalan kondusif dan seluruh kebijakan dapat dilaksanakan berdasarkan aturan.

Baca juga:  BPN DKI “Kunci” Kinerja 2026: Target Jelas, Pelayanan Pertanahan Tak Boleh Loyo

Ia pun meminta agar proses penentuan Sekda definitif tetap mengedepankan mekanisme yang telah ditetapkan sehingga keputusan akhir dapat diterima masyarakat.

“Kami masyarakat menginginkan Cilegon kondusif. Tolong prosesnya tetap berdasarkan aturan. Siapa pun nanti Sekdanya, yang penting mampu menjalankan amanah tugas dan membantu Wali Kota serta Wakil Wali Kota,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!