Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Selaraskan Arah Nasional 2026, Pemkot Cilegon Tancap Gas Majukan Budaya Lokal

270
×

Selaraskan Arah Nasional 2026, Pemkot Cilegon Tancap Gas Majukan Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemajuan kebudayaan daerah dengan menyelaraskan kebijakan lokal dan arah nasional sebagaimana disampaikan Kementerian Kebudayaan RI dalam taklimat Refleksi 2025, Kebijakan 2026.

Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyatakan bahwa kebijakan nasional tersebut menjadi rujukan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan dan menajamkan program kebudayaan yang berbasis pada potensi lokal Cilegon.

Banner

“Pemkot Cilegon melihat refleksi dan arah kebijakan 2026 ini sebagai penguatan sinergi pusat dan daerah. Kami memastikan kebijakan kebudayaan tidak berhenti di tataran konsep, tetapi benar-benar hadir dalam program nyata di masyarakat,” ujar Heni, Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan, langkah strategis Pemkot Cilegon difokuskan pada pelindungan dan pendataan objek pemajuan kebudayaan, penguatan peran komunitas seni dan budaya lokal, serta optimalisasi kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan karakter dan penguatan ekonomi kreatif daerah.

Selain itu, Dindikbud Cilegon juga mendorong integrasi kebudayaan dengan sektor pendidikan. Sekolah dinilai menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Baca juga:  94% Program 100 Hari Wali Kota Tuntas Semangat Filosofi JUARE

“Sekolah menjadi fondasi penting penanaman nilai budaya. Ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan kebudayaan sebagai dasar pembangunan manusia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon, Ayatullah Khumaeni, menilai penyelarasan kebijakan daerah dengan kebijakan nasional sebagai langkah krusial dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan di tengah karakter Cilegon sebagai kota industri.

“Di tengah kuatnya industri, kebudayaan harus tetap menjadi ruh pembangunan. Komitmen Pemkot ini menjadi langkah strategis agar kebudayaan tidak terpinggirkan, melainkan menjadi identitas dan kebanggaan daerah,” ungkap Ayatullah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemajuan kebudayaan membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, pelaku budaya, dan masyarakat. Untuk itu, Dewan Kebudayaan Kota Cilegon siap menjadi mitra strategis Pemkot melalui penguatan kajian, pendampingan komunitas, serta advokasi kebijakan.

“Pemajuan kebudayaan tidak cukup dengan program seremonial. Dibutuhkan keberpihakan kebijakan dan kesinambungan program. Kami siap mendukung Pemkot Cilegon secara berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas pemangku kepentingan, Pemkot Cilegon optimistis pemajuan kebudayaan daerah dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!