CILEGON, RUBRIKBANTEN – Senyum bahagia terpancar dari wajah Jamian, seorang buruh serabutan di Cilegon, saat menyaksikan rumahnya yang sempat ambruk kini mulai direnovasi. Bantuan tersebut datang dari kolaborasi TNI bersama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui program TMMD 2026.
Ironisnya, pria yang sehari-hari bekerja membangun rumah orang lain itu justru harus menerima kenyataan pahit ketika rumah miliknya sendiri roboh dan tidak memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Kondisi tersebut menggugah kepedulian Kodim 0623/Cilegon yang dipimpin Dandim Letkol INF Imam Buchori untuk bergerak cepat.
Melalui sinergi dengan Krakatau Steel dan anak usahanya, PT Krakatau Bandar Samudra, program bedah rumah pun direalisasikan. Perusahaan menyediakan material bangunan, sementara personel TNI turun langsung memimpin proses pembangunan di lapangan.
Perwakilan manajemen Krakatau Steel menyampaikan bahwa rumah Jamian yang berada di lingkungan Jangkar Kulon, Tegal Ratu, sebelumnya dalam kondisi sangat memprihatinkan—berlantai tanah, tanpa MCK, dan sempat ambruk. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan beliau memiliki rumah yang tidak hanya kokoh, tetapi juga sehat secara sanitasi,” ujarnya.
Program ini mencakup rekonstruksi total bangunan agar aman dihuni, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pelibatan warga sekitar dalam semangat gotong royong.
Dandim 0623/Cilegon menegaskan, kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas teritorial untuk membantu masyarakat. “Kami tidak ingin ada warga yang tinggal di rumah tidak layak atau membahayakan. Bersama Krakatau Steel, kami pastikan rumah ini kembali berdiri dengan layak,” tegasnya.
Bagi Jamian, bantuan ini menjadi titik balik kehidupan. Keterbatasan ekonomi sebelumnya membuatnya hanya bisa pasrah saat rumahnya roboh. Kini, harapan baru muncul rumah yang aman, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu dekat, sehingga Jamian dan keluarganya dapat kembali beristirahat dengan tenang tanpa dihantui rasa khawatir saat hujan datang.















